Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
- Ayatollah Ali Khamenei selamat dari serangan besar Israel-AS pada Sabtu (28/2/2026) dan telah dievakuasi.
- Serangan rudal Israel menghancurkan jalan di Distrik Jomhouri Teheran, menciptakan dampak signifikan pada infrastruktur publik.
- Menteri Pertahanan Israel menyatakan serangan ini adalah langkah defensif preventif untuk menghilangkan ancaman terhadap negara mereka.
Rumah Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin spiritual Islam Syiah sekaligus Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, hancur lebur dibombardir Israel dan Amerika Serikat, Sabtu (28/2/2026).
Hal itu turut terkonfirmasi melalui Soar, foto satelit yang diakses Sabtu malam sekitar pukul 20.24 WIB.
Dalam citra satelit tersebut, tampak rumah Imam Ali Khamenei hancur lebur. Asap hitam masih membumbung tinggi.
PerbesarCitra satelit rumah Ali Khamenei yang hancur dibombardir Israel serta Amerika Serikat (kanan). [SOAR/Suara.com]Namun, dikutip dari Al Jazeera, sumber internal pemerintahan Iran menyebutkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sudah diungsikan ke tempat yang aman saat Israel menggempur rumahnya.
Mengutip Reuters, langkah darurat ini diambil untuk memastikan keselamatan fisik sang pemimpin di tengah ancaman serangan udara yang terus berlanjut.
Prosedur evakuasi ini menunjukkan seriusnya ancaman yang dihadapi Iran kali ini.
Hingga saat ini, lokasi persembunyian Khamenei dirahasiakan dengan sangat ketat di bawah pengawalan elite pasukan keamanan Iran.
Langkah perlindungan pemimpin puncak biasanya hanya dilakukan dalam kondisi ancaman perang skala penuh yang sangat nyata.
Teheran Membara: Distrik Jomhouri Menjadi Target
Serangan rudal Israel tidak hanya menyasar instalasi militer, tetapi juga berdampak pada area publik di ibu kota.
Laporan media Iran menyebut beberapa rudal menghancurkan jalan di daerah Jomhouri di Teheran.
Area Jomhouri dikenal sebagai salah satu pusat keramaian dan kawasan strategis di ibu kota, sehingga kerusakan di wilayah ini memberikan dampak psikologis yang besar bagi warga sipil.
Langit Teheran dilaporkan tertutup asap hitam pekat akibat hantaman proyektil-proyektil canggih yang berhasil menembus sistem pertahanan udara setempat.
Suasana kota yang biasanya sibuk kini berubah menjadi zona perang dengan reruntuhan bangunan yang berserakan di jalan-jalan utama.
Sementara Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memberikan pernyataan tegas terkait motif di balik gempuran udara tersebut.
Menurutnya, serangan ini bukan sekadar tindakan agresi, melainkan langkah defensif yang bersifat preventif.
"Israel melancarkan serangan pendahuluan kepada Iran. Ini untuk menghilangkan ancaman terhadap Israel," kata Katz.
Tag: #rumahnya #dibombardir #israel #ayatollah #khamenei #masih #hidup