Konsisten di Serie A, Jay Idzes Blak-blakan Belajar dari Para Pemain Ini
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes menceritakan perjalanannya selama bermain di Serie A dalam dua musim terakhir.
Jay Idzes sudah tampil di kasta tertinggi Liga Italia sejak membela Venezia pada musim 2024-2025.
Meski tampil konsisten sepanjang musim, Jay Idzes gagal membawa Venezia keluar dari zona degradasi dan menempati peringkat ke-19 pada akhir musim.
Meski gagal membawa Venezia bertahan di Serie A musim itu, Jay Idzes mengaku mendapat pelajaran berharga dari para pemain kelas dunia yang menjadi lawannya.
Baca juga: Jay Idzes Buka Rahasia Lesatan Sassuolo, Fan Timnas Indonesia Energi Ekstra
Termasuk saat memulai debut di Serie A bersama Venezia kala bertandang ke Artemio Franchi menghadapi Fiorentina, ia langsung menghadapi penyerang sekelas Moise Kean.
Pada laga itu, Jay Idzes berhasil mencatat cleansheet dan membawa pulang satu poin dari Fiorentina.
"Anda tahu, di tahun pertama saya, saya rasa pertandingan pertama kami melawan Fiorentina di kandang lawan dan saya bermain melawan Moise Kean sebagai striker dan dia, ya, dia sangat kuat. Dia, ya, pemain yang sangat bagus," kata Idzes dalam wawancaranya kepada Serie A.
Hadapi Pemain Kelas Dunia Setiap Pekan
Selain Moise Kean, beberapa pemain juga cukup membuat Jay Idzes terkesan selama bermain di Serie A.
Kesempatan bermain di kasta tertinggi Liga Italia membuat Jay Idzes semakin rutin menghadapi tim besar yang dihuni para penyerang berkualitas.
Beberapa pemain yang dimaskud adalah Romelu Lukaku (Napoli) dan Lautaro Martinez (Inter Milan).
"Dan setiap minggu Anda bermain melawan pemain seperti itu. Terkadang bisa jadi Lukaku, terkadang bisa jadi Lautaro Martinez."
Baca juga: Jay Idzes Soal Target Pribadinya di Sassuolo: Finis Setinggi Mungkin!
"Semuanya bisa berbeda. Dan saya rasa saya telah belajar banyak dengan bermain melawan striker-striker seperti itu," kata Idzes.
Jay Idzes bisa mendapat pelajaran berharga di level tertinggi sepak bola Italia dengan menghadapi para pemain tersebut.
"Dan intinya, bagi kami di Serie A, semua tim memiliki tim yang sangat bagus. Ada banyak pemain bagus, banyak kualitas. Jadi dengan bermain melawan pemain-pemain seperti itu yang, ya, berada di level atas, Anda belajar," tandasnya.
Baca juga: Kata Media Italia soal Aksi Jay Idzes Usai Sassuolo Vs Verona 3-0: Tutup Celah, Tanpa Salah
Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, berduel dengan penyerang Inter Milan Marcus Thuram. Inter Milan tampil dominan saat menundukkan Sassuolo dengan skor 5-0 dalam lanjutan pekan ke-24 Serie A 2025-2026 di Stadion MAPEI, Reggio Emilia, Senin (9/2/2026) dini hari WIB.
Misi Bawa Sassuolo Setinggi Mungkin
Menginjak musim kedua di Serie A, kualitasnya yang semakin matang kini membuat Sassuolo sangat bergantung pada kontribusi pemain asal Indonesia tersebut.
Hingga pekan ke-26 Serie A 2025-2026, Jay Idzes telah tampil dalam 25 pertandingan. Ia hanya melewatkan laga pembuka musim saat timnya kalah 0-2 dari Napoli.
Selebihnya, kapten Timnas Indonesia itu selalu bermain penuh di setiap pertandingan dengan total 2250 menit di atas lapangan.
Baca juga: Misi Sassuolo Jaga Momentum Positif, Jay Idzes Pantang Tertidur
Bersama Sassuolo, pemain berusia 25 tahun tersebut membeberkan ambisi pribadinya untuk musim ini. Ia bertekad membawa Neroverdi mengakhiri kompetisi di posisi setinggi mungkin pada klasemen akhir.
Demi mewujudkan target tersebut, Jay Idzes menegaskan komitmennya untuk selalu memberikan performa terbaik dalam setiap laga.
"Tujuan pribadi saya bersama Sassuolo musim ini hanyalah untuk finis setinggi mungkin di klasemen dan untuk tampil maksimal di setiap pertandingan, seolah-olah itu adalah pertandingan terakhir," ujar Jay Idzes.
Tag: #konsisten #serie #idzes #blak #blakan #belajar #dari #para #pemain