Ole Romeny Melempem, 3 Mesin Gol Super League Ini Bisa Jadi Solusi Lini Depan Timnas Indonesia
- Lini depan Timnas Indonesia sorotan utama jelang debut pelatih John Herdman pada FIFA Series 2026.
- Penyerang andalan Ole Romeny tanpa gol dalam 15 penampilan, membuka peluang bagi juru gedor lokal.
- Ezra Walian, Eksel Runtukahu, dan Ilija Spasojevic dinilai potensial menjadi solusi lini serang Garuda.
Lini depan Timnas Indonesia menjadi sorotan utama jelang debut pelatih John Herdman di ajang FIFA Series 2026.
Muncul kekhawatiran mengenai ketajaman Skuad Garuda, menyusul performa kurang meyakinkan dari penyerang andalan yang merumput di Inggris, Ole Romeny.
Performa Romeny bersama Oxford United memang jauh dari kata memuaskan. Dari 15 penampilannya di semua kompetisi, tak ada satupun gol yang berhasil ia sarangkan.
Catatan mandul ini tentu menjadi alarm bagi Herdman, terutama karena Indonesia akan menjadi tuan rumah dan dituntut tampil maksimal menghadapi lawan-lawan dari konfederasi berbeda.
Situasi ini secara otomatis membuka pintu bagi para juru gedor lokal yang tengah bersinar di Super League untuk unjuk gigi.
Mereka dinilai layak mendapat kesempatan untuk menjadi solusi di lini depan Skuad Garuda. Berikut adalah tiga nama yang paling potensial.
1. Ezra Walian
Nama pertama yang paling layak dikedepankan adalah Ezra Walian. Penyerang Persik Kediri ini tengah berada dalam performa terbaiknya.
Dengan koleksi enam gol, ia kini memuncaki daftar top skor pemain lokal bersama Yakob Sayuri.
Pengalaman dan kreativitasnya di sepertiga akhir lapangan bisa menjadi aset berharga bagi skema permainan John Herdman.
2. Eksel Runtukahu
Opsi penyerang dengan karakter berbeda datang dari ibu kota. Eksel Runtukahu, striker muda Persija Jakarta, menawarkan gaya main yang lebih agresif dan modern.
Torehan empat golnya musim ini membuktikan bahwa ia memiliki insting tajam di depan gawang.
Namanya bahkan sempat masuk dalam radar pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert, yang menunjukkan bahwa potensinya telah diakui.
3. Ilija Spasojevic
Jika pengalaman yang dicari, maka Ilija Spasojevic adalah jawabannya. Striker naturalisasi senior ini terus membuktikan bahwa usianya hanyalah angka.
Bersama Bhayangkara FC, Spaso juga telah mengoleksi empat gol, menunjukkan bahwa naluri membunuhnya di kotak penalti belum memudar. Pengalamannya bisa menjadi mentor sekaligus pemecah kebuntuan bagi tim.
Tag: #romeny #melempem #mesin #super #league #bisa #jadi #solusi #lini #depan #timnas #indonesia