Persija Jakarta Incar Puncak, Faktor Mental Pemain Jadi Kunci Harus Kuat dan Bangkit Lagi
Persija Jakarta (ileague)
07:06
24 Februari 2026

Persija Jakarta Incar Puncak, Faktor Mental Pemain Jadi Kunci Harus Kuat dan Bangkit Lagi

Baca 10 detik
  • Persija Jakarta bersaing ketat dengan Persib Bandung di posisi atas klasemen Super League.

  • Ardhi Tjahjoko menekankan pentingnya kesiapan matang untuk memenangkan setiap laga kompetisi musim ini.

  • Mentalitas pemain untuk segera bangkit dari kekalahan menjadi kunci utama pengejaran gelar juara.

Persaingan menuju takhta tertinggi di kompetisi Super League musim 2025/2026 kini memasuki fase yang sangat krusial.

Persija Jakarta saat ini berada di bawah tekanan besar untuk tampil sempurna dalam setiap pertandingan tersisa.

Klub berjuluk Macan Kemayoran ini tengah berjuang keras agar tetap berada dalam jalur perburuan gelar juara.

Raihan poin yang dikumpulkan oleh armada ibu kota saat ini telah mencapai angka 47 dari 22 laga.

Angka tersebut menempatkan mereka di urutan kedua, setara dengan perolehan poin yang dimiliki Persib Bandung.

Analisis Kekuatan Tim Super League

Meskipun memiliki poin sama, posisi Persija masih dibayangi oleh keunggulan jumlah pertandingan yang dimiliki rivalnya.

Persib Bandung tercatat masih mengantongi dua laga sisa yang berpotensi memperlebar jarak di tabel klasemen.

Kondisi ini menuntut skuat asuhan Mauricio Souza untuk ekstra waspada dalam menghadapi jadwal kompetisi yang padat.

Kekuatan antarklub di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini dinilai jauh lebih merata dari sebelumnya.

Setiap tim memiliki peluang yang hampir sama untuk saling mengalahkan di lapangan hijau tanpa terkecuali.

Kesiapan Menjadi Kunci Kemenangan Utama

Legenda sekaligus tokoh internal tim, Ardhi Tjahjoko, memberikan pandangannya mengenai ketatnya level kompetisi saat ini.

Ia menekankan bahwa aspek kesiapan kolektif akan menjadi faktor penentu siapa yang layak mengangkat trofi.

“Kalau kekuatan tim di Super League saat ini, hampir sama ya semuanya (merata). Cuma itu tadi, siapa yang paling siap, dia yang akan menang. Itu saja. Harus menyiapkan diri lebih daripada yang lain,” kata Ardhi Tjahjoko dalam kanal YouTube resmi Persija.

Pesan tersebut menjadi sinyal bagi seluruh elemen tim untuk tidak menganggap remeh lawan manapun di liga.

Kehilangan fokus sedikit saja bisa berakibat fatal bagi posisi mereka di persaingan papan atas klasemen.

Aspek Psikologis dan Mentalitas Pemain

Selain faktor strategi di lapangan, kekuatan mental pemain menjadi perhatian serius manajemen demi hasil yang konsisten.

Tuntutan untuk selalu mengamankan tiga poin seringkali memberikan beban psikologis tersendiri bagi para penggawa di lapangan.

Situasi akan terasa lebih sulit ketika tim gagal meraih hasil maksimal saat menghadapi lawan yang secara teori mudah.

Ardhi mengakui bahwa ada fluktuasi emosional yang dialami pemain ketika hasil pertandingan tidak sesuai dengan ekspektasi awal.

“Kalau mental, biasa ya. Pada saat kalah kita tentu ada rasa kecewa, agak down lah pemain. Karena di atas kertas kita harusnya menang. Tapi itu tadi, dinamika di sepak bola kan tidak bisa diprediksi dengan jelas," jelasnya.

Momentum Kebangkitan Macan Kemayoran

Kemampuan untuk memulihkan kondisi mental setelah kekalahan dianggap jauh lebih penting daripada sekadar meratapi hasil buruk tersebut.

Dinamika dalam dunia olahraga profesional memang selalu penuh dengan ketidakpastian yang tidak bisa ditebak oleh siapapun.

Persija Jakarta diharapkan memiliki daya tahan mental yang kuat untuk menghadapi sisa pertandingan yang kian berat.

Sikap pantang menyerah menjadi pondasi utama jika ingin tetap menjaga peluang meraih juara di akhir musim nanti.

“Jadi, kecewa ada, cuman saya bilang, ya bangkit lagi, harus bangkit lagi. Itu kan merupakan suatu hal biasa dalam olahraga."

Komitmen Untuk Berjuang Hingga Akhir

Setiap hasil pertandingan baik menang, seri, maupun kalah harus disikapi secara profesional oleh seluruh pemain Persija.

Evaluasi harus terus dilakukan agar kesalahan yang sama tidak terulang kembali pada laga-laga menentukan di depan mata.

Upaya maksimal harus dikerahkan agar performa tim tetap stabil meskipun tekanan dari suporter dan manajemen meningkat tajam.

“Mau menang, seri, kalah, itu biasa. Tapi pada saat kalah, ya kita harus kuat. Kita bangkit lagi, kita berusaha,” pungkasnya.

Hingga kini, publik sepak bola tanah air terus menanti konsistensi Persija dalam menggulingkan dominasi pesaing terdekatnya di liga.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Tag:  #persija #jakarta #incar #puncak #faktor #mental #pemain #jadi #kunci #harus #kuat #bangkit #lagi

KOMENTAR