Petuah Simon Tahamata ke Timnas U17 Indonesia Jelang Piala Asia U17 2026
Kepala Pemandu Bakat PSSI, Simon Tahamata, memberikan sebuah pesan kepada Timnas U17 Indonesia jelang tampil di Piala Asia U17 2026.
Dia mengatakan skuad Garuda Asia harus memiliki mental yang kuat dan tak gentar menghadapi tim yang lebih besar.
Timnas U17 Indonesia memiliki jadwal yang sibuk pada 2026 ini dengan menjalani dua agenda, yakni ASEAN U17 Boy's Championship atau Piala AFF U17 pada 11-23 April dan Piala Asia U17 pada 7-24 Mei.
Pada Piala Asia U17 2026, Indonesia telah diketahui tergabung di Grup B bersama dengan Jepang, China, dan Qatar.
Mentalitas Pemberani
Bagi Simon, kepastian menghadapi tim yang lebih kuat justru menjadi hal positif untuk mengetes kemampuan Garuda Asia.
Justru, satu hal yang harus diubah adalah pola pikir agar tak gentar sebelum bertanding.
"Saya sering dengar ini Indonesia. Saya tahu Indonesia. Kita harus ganti cara berpikir, jangan takut bermain dengan siapa saja," kata Simon kepada wartawan ketika ditemui di GBK Arena, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
"Kita semua punya kesempatan untuk bermain dengan bagus. Kan bagus main lawan Jepang, China, dan Qatar," jelasnya.
Pemain timnas U17 Indonesia pada uji coba internasional pertama melawan China yang berakhir dengan skor 0-7 di Stadion Indomilk Arena Tangerang, Minggu (8/2/2026) malam.
Matangkan Kemampuan
Menurut Simon, Indonesia masih memiliki waktu untuk melakukan persiapan dan mematangkan kemampuan sebelum tampil di Piala Asia U17 2026.
Melawan tim besar bukanlah sebuah masalah. Apalagi, sepak bola bukanlah sebuah hitungan matematis yang sudah diketahui hasilnya dari awal.
"Kita masih punya waktu untuk berlatih keras, bermain keras, mentalitas mesti lebih baik."
"Kita tahu tiga negara itu (kuat) berbahaya, tapi bola itu bulat. Kita tidak bisa bilang kalau kita kalah dari mereka, kita harus setuju kita bisa menang mereka," ujar Simon.
"Kalau tidak ada (mental), saya bilang pulang saja, tidak usah bertanding. Kalau orang-orang semua bilang susah, lalu apa? Itu tidak gampang."
"Kalau anak-anak bermain bola itu tidak gampang, kita harus percaya pada anak-anak itu bermain bola. Percaya mereka," ungkapnya.
Satu hal yang diminta oleh Simon, agar jangan terlalu menaruh ekspektasi terhadap timnas U17.
Sebab, perkembangan mereka masih panjang dan bukan menjadi hal yang positif ketika menempatkan beban kepada timnas U17.
"Jangan terlalu kritis, anak-anak ini baru 16 tahun," tutur dia.
Tag: #petuah #simon #tahamata #timnas #indonesia #jelang #piala #asia #2026