Ramalan Ekonomi di Tahun Kuda Api, Cocok untuk Investasi?
Dalam tradisi Tionghoa, 2026 dimaknai sebagai Tahun Kuda Api.
Banyak orang mempercayai Tahun Kuda Api akan menjadi momentum, tetapi tetap membutuhkan kedisiplinan dalam mengelola keuangan.
Chief Economist, Macro Strategist & Debt Research Division Head BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) Helmy Kristanto mengatakan, pada tahun kuda api ini dunia akan menghadapi implikasi dari keputusan ekonomi global.
Baca juga: Catat, Ini Shio yang Berpeluang Cuan dan Boncos di 2026
Sejumlah shio diprediksi lebih beruntung di Tahun Kuda Api. Ada ada lima shio yang diprediksi akan menikmati keberuntungan luar biasa.
Kuda dan api sendiri sama-sama mengindikasikan kehadiran unsur-unsur yang kuat.
"Jadi bisa dibaca, tahun yang penuh dinamika, yang namanya dinamika selalu ada volatilitas. Nah, justru volatilitas ini yang kita coba manfaatkan," kata dia dalam acara BRIDS Market Outlook 2026 Strategi Kuda Api: Siap Maju Menuju Peluang Baru, Jumat (13/2/2026).
Ia menjelaskan, tahun kuda api adalah tahun yang penuh dinamika.
Tahun kuda api terakhir terjadi pada 1966. Waktu itu di China terjadi revolusi budaya besar-besaran.
Baca juga: Mau Jual Perhiasan Emas Demi Cuan? Perhatikan Ini Dulu
Sedangkan perang Vietnam sedang dalam suasana yang intens, sebelum akhirnya Amerika Serikat (AS) kalah. Hal ini menyebabkan inflasi di negeri Paman Sam.
"Di kita juga mengalami perubahan, Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret) tahun 1966," ujar dia.
Ekonomi global di Tahun Kuda Api
Helmy menjelaskan, pada konteks 2026, tema yang terlihat adalah tahun transformasi. Hal ini berkaitan dengan implementasi aturan yang memiliki dampak.
Tahun lalu pada dasarnya bukan tahun yang mudah. Dalam konteks global, berbagai katalis membuat pasar modal naik dan turun tajam.
Perbedaan orang kaya dan kelas menengah tidak hanya terletak pada besarnya penghasilan. Kebiasaan kecil yang dilakukan konsisten setiap hari menjadi faktor penentu akumulasi kekayaan jangka panjang.
Baca juga: 4 Cara Membangun Portofolio Investasi yang Baik agar Cuan
"Sejak 2022, faktor geopolitik terus menjadi dominan," ungkap dia.
Pada 2026, persepsi pertumbuhan ekonomi global memang masih landai, meskipun angka revisinya cenderung positif.
Berbagai lembaga internasional memang mulai merevisi naik proyeksi ekonominya, tetapi belum tumbuh signifikan.
Secara umum, terdapat dua tema global yang menjadi perhatian sepanjang 2026 yakni kondisi geopolitik dan perang tarif yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Baca juga: January Effect, Investor Bisa Incar Cuan Lewat Saham Komoditas
"Sepertinya dua hal tersebut, sulit untuk hilang," ungkap dia.
Dampak kebijakan ekonomi terasa
Pada tahun ini, Helmy menjelaskan, dampak kebijakan ekonomi mulai terasa. Daya beli masyarakat membaik, likuiditas longgar, dan aktivitas usaha meningkat.
"Biasanya kondisi seperti ini diikuti penguatan pasar modal. Investor yang disiplin memiliki peluang besar untuk menangkap pertumbuhan tersebut,” ujar dia.
BRIDS menilai kombinasi saham dan obligasi tetap relevan di 2026.
Baca juga: Intip Strategi Investasi agar Tetap Cuan di Tengah Gejolak Pasar
Arah suku bunga global yang lebih stabil dan kebijakan moneter domestik yang akomodatif membuka ruang bagi instrumen fixed income untuk tetap menarik sebagai penyeimbang portofolio.
"Sementara saham berpotensi memberikan pertumbuhan seiring membaiknya fundamental emiten," ungkap dia.
Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia
BRIDS memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,1 hingga 5,3 persen pada 2026.
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi.
Hal tersebut didukung membaiknya konsumsi domestik, investasi, dan kondisi likuiditas.
Baca juga: Tak Harus Beli Saham, Ini 11 Pilihan Investasi dengan Potensi Cuan
Kemudian, optimisme masyarakat tecermin dari Indeks Kepercayaan Konsumen yang naik ke 127, tertinggi dalam setahun terakhir.
Di sisi perbankan, uang beredar (M2) tumbuh 9,6 persen dan kredit mulai ekspansif, menandakan aktivitas ekonomi yang semakin bergerak.
Sementara itu, pelonggaran suku bunga global dapat membuka peluang arus modal masuk ke emerging markets seperti Indonesia.
Stabilitas domestik menjadi faktor pembeda Indonesia di tengah ketidakpastian global.
Baca juga: Tips Investasi Emas agar Cuan di Tengah Rekor Tertinggi Harga Antam
Meski tekanan eksternal seperti arah suku bunga global dan dinamika geopolitik masih memengaruhi pasar, perekonomian nasional tetap ditopang pertumbuhan yang stabil, inflasi yang terkendali, serta konsumsi domestik yang kuat.
Kondisi ini menjaga peluang investasi tetap terbuka, terutama bagi investor yang menerapkan strategi secara selektif dan disiplin.
Di tengah fluktuasi pasar, Helmy bilang, obligasi juga tetap menarik sebagai penyeimbang portofolio, sehingga kombinasi saham dan instrumen fixed income menjadi strategi penting untuk menjaga stabilitas dan optimalisasi hasil investasi.
BRIDS menilai outlook positif memerlukan partisipasi investor domestik yang lebih aktif agar penguatan pasar benar-benar terjadi.
Baca juga: 5 Tips Investasi untuk Gaji Pas-pasan agar Tetap Bisa Cuan
Meningkatnya jumlah transaksi dan konsistensi investasi ritel menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga stabilitas sekaligus pertumbuhan pasar modal Indonesia.
Makna Tahun Kuda Api berdasarkan Feng Shui
Ahli Feng Shui Indonesia Yulius Fang mengatakan, perlambang kuda pada tahun kuda api merupakan api kecil dari lilin yang memiliki sinar kecil tetap tidak berubah.
Ilustrasi Imlek.
"Dia memiliki kehangatan," ucap dia.
Tahun ini, kuda datang dengan elemen api besar yang seper matahari, cerah, dan ingin menjadi pusat perhatian.
Baca juga: Reksa Dana Pendapatan Tetap Lebih Cuan Dibanding Saham Tahun Ini, Ini Sebabnya
"Keduanya ini sama-sama berelemen api, mirip," ungkap dia.
Pada tahun ini, dampak positif yang diberikan tahun kuda api adalah membuat orang menjadi lebih cerah, bersemangat, agresif, dan visioner.
"Orang tidak mau duduk diam tahun ini, mereka ingin melakukan sesuatu," ucap Yulius.
Dengan kata lain, tahun ini orang akan berlomba-lomba untuk menjadi nomor satu.
Baca juga: Strategi dan Tips Beli Saham Murah agar Cuan
Berbeda dengan ular kayu yang menjunjung tinggi kolaborasi, tahun ini, orang akan berupaya untuk menjadi yang pertama.
"Seperti matahari, dia ingin menjadi pusat tata surya," ucap dia.
Sisi negatif tahun kuda api
Di sisi lain, tahun kuda api juga memiliki sisi negatif. Di tahun ini orang akan cenderung tidak sabar akan hasil.
"Orang-orang akan FOMO, tidak ingin ketinggalan. Contohnya kalau orang mau ikut, saya juga mau ikut," ucap dia.
Baca juga: Strategi Cuan dari Dividen Reksa Dana: Lebih Baik Dicairkan atau Diinvestasikan Ulang?
Fenomena tersebut akan menimbulkan rasa agresif, rasa emosi, temperamental, dan ketidaksabaran.
Kendati demikian, tahun kuda api ini akan menjadi tahun transformasi.
"Akan ada hal-hal optimistis, orang tidak akan mau kalau dengan orang lain," ucap dia.
Investasi di Tahun Kuda Api
Ilustrasi investasi.
Yulius menilai 2026 sebagai tahun yang penuh momentum tetapi tetap membutuhkan kedisiplinan dalam mengelola keuangan.
Baca juga: Tak Disangka, 3 Perilaku Ini Diam-diam Bikin Investor Gagal Cuan
“Tahun kuda api membawa energi optimisme dan pergerakan cepat, tetapi kunci keberhasilan justru ada pada strategi yang tenang dan bertahap," ungkap dia.
Ia mengimbau investor sebaiknya mengatur cash flow dengan baik, menghindari overconfidence, dan fokus pada pertumbuhan yang konsisten.
"Slow and steady wins the race, melangkah mantap menuju kemajuan akan memberikan hasil yang lebih berkelanjutan,” tutup dia.
Tag: #ramalan #ekonomi #tahun #kuda #cocok #untuk #investasi