Pertarungan Sarat Gengsi di One Pride MMA, Sepanjang 2026 Hadirkan Empat Fight Night Fan Debut Hystrike
–Pertarungan sarat gengsi bakal tersaji di One Pride MMA Fight Night 89 pada 11 April di HW Superhouse Satrio, Jakarta. Main event bakal mempertemukan antara Windri Patilima yang memiliki rekor (11-2-0) ditantang Ronald Mastrana Siahaan (8-2-0) di kelas lightweight. Keduanya siap msmberikam yang terbaik di pertarungan ini.
Ronald menuturkan siap menghadapi Windri yang merupakan petarung dali Bali MMA.
"Saya sudah menang melawan fighters Bali MMA empat kali berturut-turut. Memangnya ada dendam ya sama saya,” ujar petarung binaan Satria Negara itu seraya bertanya saat press conference di HW Livehouse Kemang, Jakarta, Jumat (13/2).
Ronald juga berambisi untuk memulangkan Windri yang notabene merupakan petarung yang berlaga di kelas welterweight. Sedangkan, bagi Windri turun kelas tidak menjadi persoalan. Apalagi ini baru pertama kali.
”Aku mau pegang dua sabuk. Bisa main di lightweight, bisa main di welterweight,” ungkap Windri.
One Pride MMA menegaskan komitmen mengembangkan olahraga Mixed Martial Arts (MMA) di Indonesia dengan menggelar empat Fight Night sepanjang 2026 serta memperkenalkan kelas Hystrike. Langkah ini disebut sebagai upaya meningkatkan kualitas pertandingan, konsistensi kejuaraan, hingga pembinaan jenjang karier petarung nasional.
Ketua Umum Komite Olahraga Beladiri (KOBI) Anindra Ardiansyah Bakrie menegaskan, pengembangan One Pride MMA tidak boleh berhenti hanya pada pertarungan semata. Pria yang akrab disapa Ardi itu mengaku selalu menekankan kepada manajemen untuk tidak hanya memikirkan pertandingan. Tapi juga jenjang karir.
”Dan alhamdulillah, sampai usia ke-10 tahun ini, One Pride tetap amanah,” kata Anindra Ardiansyah Bakrie.
Anin menegaskan, KOBI akan terus mendukung para atlet untuk tampil di level yang lebih tinggi.
One Pride MMA Nonaktifkan 4 Divisi, Fokus 4 Kelas Utama
One Pride MMA tahun ini, melalui divisi Combat, mengambil kebijakan menonaktifkan sejumlah divisi. Kelas yang dinonaktifkan meliputi welterweight, woman class, atomweight, dan strawweight. Sebagai gantinya, One Pride MMA memprioritaskan empat divisi utama, flyweight, bantamweight, featherweight, dan lightweight.
Dari total 450 petarung yang terdata, One Pride MMA hanya memilih 50 fighter untuk menjadi roster inti 2026. Proses seleksi dilakukan ketat berdasar performa pertandingan, rekam jejak kemenangan, serta usia produktif.
Sedangkan, inovasi paling mencolok dari One Pride MMA pada 2026 adalah hadirnya kelas Hystrike. Kelas ini menyajikan pertarungan berdiri murni tanpa ground fight maupun submission.
Rule set Hystrike menggabungkan teknik terbaik dari boxing, kickboxing, muay thai, hingga karate, dalam tempo tinggi yang menuntut akurasi, timing, serta mental baja.
Suwardi, Chief Combat Officer One Pride MMA menuturkan, kehadiran hystrike adalah sebagai alternatif dalam ekosistem One Pride MMA. Pihaknya menghilangkan zona nyaman ground fighting untuk memberi ruang bagi para striker menunjukkan seni beladiri berdiri yang paling murni.
”Ini adalah tentang keberanian untuk terus berdiri saat tekanan mencapai puncaknya,” papar Suwardi.
Tag: #pertarungan #sarat #gengsi #pride #sepanjang #2026 #hadirkan #empat #fight #night #debut #hystrike