Ada One Stop Services di Asrama Haji, Jemaah Umrah Tak Perlu Antre di Bandara
Warga melihat replika pesawat boeing 737 Garuda Indonesia non-operasional yang disiapklan untuk manasik di Asrama Haji Banda Aceh, Aceh, Minggu (1/2/2026). Kementerian Agama Aceh menyediakan replika pesawat Boeing 737 Garuda Indonesia non-operasional sebagai wahana simulasi perjalanan udara bagi calon jamaah haji dan umrah yang diharapkan dapat membantu calon jamaah terutama jamaah lanjut usia dan jamaah yang belum memiliki pengalaman naik pesawat. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/foc.
21:02
13 Februari 2026

Ada One Stop Services di Asrama Haji, Jemaah Umrah Tak Perlu Antre di Bandara

- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menjelaskan terkait skema One Stop Services bagi jemaah umrah yang ingin berangkat melalui asrama haji.

Dengan skema yang sedang disiapkan ini, proses keberangkatan jemaah umrah dapat dilakukan sejak dari asrama haji, termasuk check-in penerbangan.

"Kami memulai dengan ekosistem umrah ini agar perjalanan ibadah masyarakat menjadi lebih khusyuk dan efisien," ucap Juru Bicara Kemenhaj RI Maria Assegaf dalam keterangan pers, Jumat (13/2/2026).

Kemenhaj bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, serta Garuda Indonesia bekerja sama untuk membuka program ini untuk memanfaatkan asrama haji.

Baca juga: Transformasi Asrama Haji, Kemenhaj Siapkan Layanan One Stop Services Umrah

Jemaah umrah atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang menggunakan Garuda Indonesia dapat memilih untuk berangkat dari asrama haji.

Jika memilih berangkat melalui asrama haji, jemaah akan mendapatkan sejumlah fasilitas.

"Pertama, bimbingan manasik sebagai pemantapan ibadah sebelum keberangkatan. Kemudian, fasilitas City Check-in, yakni pengurusan bagasi dan kartu naik pesawat (boarding pass) langsung di lokasi," jelasnya.

Fasilitas ketiga ada layanan imigrasi, pemeriksaan paspor jemaah umrah akan dilakukan di asrama haji.

"Transportasi langsung ke apron atau jemaah akan diantar menggunakan bus khusus langsung menuju pintu pesawat di bandara tanpa harus mengantre di terminal keberangkatan umum," ucapnya.

Baca juga: Skema Jemaah Umrah Berangkat Lewat Asrama Haji Hanya Opsi, Tidak Wajib

Sebelumnya diberitakan, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, program ini dipersiapkan bersama Garuda Indonesia bertujuan memberikan kenyamanan bagi jemaah.

Dengan One Stop Services, jemaah umrah tidak perlu lagi mengantre di bandara dan dapat langsung berangkat (boarding).

"Garuda akan menyediakan semua sarana keberangkatan misalnya jemaah umrah nanti check-in-nya semuanya prosesnya sudah selesai di asrama haji. Jadi tidak ada penumpukan di bandara, mereka ke sana langsung berangkat. Langsung boarding," kata Dahnil dalam rapat kerja di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Kamis (12/2/2026).

Dahnil menekankan bahwa kebijakan baru ini adalah bagian dari arahan Presiden untuk menjadikan asrama haji sebagai pusat pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah.

Terlebih lagi, jumlah jemaah haji yang mengantre mencapai 5,7 juta orang dengan kuota keberangkatan sekitar 221.000 orang per tahun, tetapi jumlah jemaah umrah jauh lebih besar.

Jutaan jemaah umrah tersebut harus dilihat sebagai bagian dari ekosistem nasional yang tidak hanya dilayani dan dilindungi, tetapi juga dikelola sebagai kekuatan ekonomi.

“Jadi kalau kita sebutlah yang tengah ini, 2,6 juta orang ini bagi pemerintah ini kan ekosistem. Ini semuanya harus dikembangkan, harus diberikan pelayanan perlindungan tapi juga bisa dijadikan kekuatan ekonomi," ujar Dahnil.

Tag:  #stop #services #asrama #haji #jemaah #umrah #perlu #antre #bandara

KOMENTAR