Titik Balik Persebaya, Tavares Pilih Menyerang ketimbang Bertahan
- Persebaya Surabaya akhirnya mematahkan kutukan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Persebaya Surabaya menaklukkan Bali United 3-1 dalam laga yang sarat tekanan dan ujian mental, Sabtu (7/2/2026).
Hasil pada laga pekan ke-20 Super League 2025-2026 ini bukan sekadar tiga poin.
Kemenangan tersebut mengakhiri rentetan hasil negatif Persebaya sejak 2018, sekaligus menjadi sinyal kebangkitan skuad Bajul Ijo di jalur persaingan papan atas.
Sebelum laga, catatan pertemuan tidak berpihak pada Persebaya, Bali United lebih dominan dengan delapan kemenangan dari 14 laga.
Namun, kemenangan telak 5-2 pada putaran pertama musim ini memberi keyakinan bahwa tren lama bisa dipatahkan, dan hal itu terbukti pada laga yang disaksikan 12.163 penonton tersebut.
Baca juga: Persebaya Menang di Bali, Pesan Tavares untuk Percaya pada Mimpi
Dalam laga yang berlangsung sengit itu, pelatih Persebaya Bernardo Tavares melakukan sejumlah penyesuaian taktik.
Salah satunya adalah memainkan Francisco Rivera lebih ke depan serta mendorong Risto Mitrevski untuk aktif membantu serangan.
“Soal Rivera, kita sudah melakukan lima pergantian pemain. Kita perlu melihat apa yang terbaik untuk tim. Bali lebih ofensif, jadi kita tidak bisa hanya bertahan," ujar pelatih asal Portugal itu.
Baginya, bertahan penuh justru membuka peluang kehilangan poin.
Apalagi, ketika Bali United meningkatkan intensitas serangan, Persebaya memilih melawan dengan pendekatan ofensif yang terukur.
"Kita perlu mencoba mencetak gol lain, karena jika datang ke pertandingan hanya untuk bertahan, kita lebih dekat untuk seri atau kalah. Jadi, kita tidak menyerah untuk mencoba menyerang,” imbuhnya.
Baca juga: Hasil Bali United Vs Persebaya 1-3: Bajul Ijo Berpesta di I Wayan Dipta
Antisipasi Duel Fisik dan Bola Udara
Seperti diketahui, Bali United dikenal memiliki kekuatan fisik dan dominasi duel udara. Situasi tersebut memaksa pelatih berlisensi UEFA pro itu menyesuaikan komposisi pemain di lapangan.
“Kita perlu menurunkan pemain tinggi juga karena kita mengantisipasi bahwa mungkin tim lawan akan bermain dengan satu striker lagi karena mereka kehabisan waktu. Jadi, itulah mengapa kita menurunkan Gustavo, Risto, dan Lelis," tutur Bernardo Tavares.
"Kita mencoba melihat apa yang bisa saya lakukan untuk mengubah jalannya pertandingan jika saya berada di sisi yang berlawanan,” sambungnya.
Hal ini membuat klub berjuluk Bajul Ijo itu tetap kompetitif dalam duel-duel krusial, terutama jelang akhir laga ketika tekanan Bali United semakin meningkat.
Aksi Mierza Mustafic pada pertandingan Bali United vs Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (7/2/2026).
“Jadi kita mencoba mengantisipasi karena sudah perlu melakukan pergantian pemain di babak pertama. Kita menyelesaikan babak pertama dengan satu pemain lebih sedikit agar tidak perlu melakukan pergantian pemain lagi,” tutur mantan pelatih PSM Makassar.
Ia mengaku frustrasi apabila tim kebobolan dalam kondisi tersebut, namun memilih menahan perubahan demi stabilitas tim.
“Namun, kita perlu dua kali lagi untuk bisa menghentikan serangan lawan dan mengubah jalannya pertandingan di babak kedua. Itulah mengapa kami tidak mengganti pemain di bagian akhir babak pertama,” sambungnya.
Keputusan itu terbukti tepat, Persebaya tampil lebih solid dan efektif di babak kedua, memanfaatkan momentum untuk mengunci kemenangan hingga peluit panjang berbunyi.
Baca juga: Kritik Tavares terhadap Kinerja Wasit di Laga Persebaya Vs Dewa United
Momentum Positif dan Performa Tim yang Solid
Atas kemenangan tersebut mempertegas momentum positif Persebaya musim ini. Pemain asing Francisco Rivera menyebut suasana tim semakin solid berkat ikatan kekeluargaan yang kuat dan persaingan sehat di dalam skuad.
“Kami kerja keras sepanjang hari, semua pemain berkontribusi banyak. Pemain muda dan pemain baru, semua kontribusi banyak untuk tim,” ujar pemain asal Meksiko tersebut.
Kemenangan atas Bali United memperpanjang catatan Persebaya menjadi 13 laga tanpa kekalahan di Super League 2025-2025.
Hasil ini menempatkan Bruno Moreira dkk di posisi ke-5 klasemen sementaara dengan perolehan 35 poin.
Selanjutnya tim akan menjalani laga pekan ke-21 dengan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (14/2/2026) malam.
Tag: #titik #balik #persebaya #tavares #pilih #menyerang #ketimbang #bertahan