Amarah Bos Inter Milan Usai Insiden Petasan yang Mengenai Emil Audero
Kiper Cremonese, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.(AFP/PIERO CRUCIATTI)
14:32
2 Februari 2026

Amarah Bos Inter Milan Usai Insiden Petasan yang Mengenai Emil Audero

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta angkat bicara usai insiden yang menyebabkan Emil Audero terkena ledakan petasan terjadi saat Nerazzurri menang 2-0 atas Cremonese.

Laga Cremonese vs Inter Milan berlangsung di Giovanni Zini pada Senin (2/2/2026) dini hari WIB dalam lanjutan pekan ke-23 Liga Italia 2025-2026.

Emil Audero tampil sejak menit pertama dan harus rela gawangnya dua kali dijebol oleh Inter Milan lewat Lautaro Martinez (16') dan Piotr Zielinski (31').

Pertandingan yang sejatinya berjalan seru dinodai dengan aksi tak terpuji dari salah satu sudut tribun yang disebut sebagai tempat untuk suporter Inter Milan.

Baca juga: Kronologi Lemparan Petasan Kepada Emil Audero, Inter Milan Terancam Sanksi Berat

Emil Audero menjadi korban lemparan petasan yang dilakukan oleh suporter Inter Milan hingga membuatnya mendapat perawatan.

Peristiwa itu membuat laga sempat dihentikan sementara. Meski begitu, kiper kelahiran Lombok, NTB tersebut masih bisa kembali bermain.

Belum diketahui motif sesungguhnya di balik lemparan tersebut. Namun tak sedikit yang menyangkut pautkan dengan rekam jejak Emil yang sempat menjadi bagian dari Inter Milan beberapa tahun lalu.

Baca juga: Kena Petasan Saat Bela Cremonese, Profesionalisme Emil Audero Dipuji

Identitas Pelaku Terungkap

Mengutip dari Sky Sport Italia, peristiwa tersebut terjadi pada menit ke-49 saat sejumlah petasan masuk ke dalam lapangan dari arah tribun utara.

Pelaku pelemparan petasan berhasil diidentifikasi meski sempat mengalami luka serius yang mengakibatkannya kehilangan tiga jari akibat ledakan.

Berdasarkan hasil rekonstruksi sementara, pria tersebut bukan bagian dari kelompok suporter terorganisasi di stadion dan insiden ini diduga merupakan aksi individu.

Salah satu petasan jatuh ke lapangan dan mengenai Audero, sementara petasan lainnya meledak di tangan pelaku hingga menyebabkan ia kehilangan tiga jari.

Baca juga: Rapor Emil Audero di Cremonese Vs Inter Milan 0-2: Terkena Flare, Hampir Buat Blunder

Suporter Inter Milan dilaporkan sempat berupaya menyerang pelaku saat ia dievakuasi dan dibawa ke ambulans.

Saat ini pelaku dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis dan akan diamankan oleh pihak kepolisian setelah kondisinya stabil.

Peristiwa ini mendapat sorotan serius dari pihak berwenang dan segera memutuskan sanksi apa yang akan diberikan.

Hukuman yang dijatuhkan bisa berupa denda, penutupan sebagian stadion, atau sanksi terkait laga tandang di kemudian hari.

Baca juga: Kisah Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese Usai Kalah dari Tim Jay Idzes

Kiper Cremonese dan Timnas Indonesia, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.AFP/PIERO CRUCIATTI Kiper Cremonese dan Timnas Indonesia, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.

Marrota: Tindakan Bodoh!

Aksi pelemparan ke dalam lapangan mendapat sorotan tajam dari Beppe Marrota yang memberikan komentar seusai pertandingan.

Marotta menggambarkan insiden tersebut sebagai "tindakan bodoh" yang seharusnya tak terjadi di tengah pertandingan.

“Situasi yang belum pernah saya alami selama bertahun-tahun dalam karier saya. (Itu adalah) sebuah tindakan sensasional atas nama anti-sportivitas. Saya tahu pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan mereka,” kata Marotta kepada Sky Sport Italia.

Marotta menegaskan jika ia masih menunggu hasil penyelidikan dan mengutuk peristiwa memalukan tersebut. 

Baca juga: Hasil Cremonese Vs Inter Milan 0-2: Emil Audero dkk Perpanjang Masa Paceklik

“Ini mungkin insiden terisolasi, kami menunggu hasil penyelidikan, tetapi kami berpikir sama seperti semua penggemar. Kami memiliki kewajiban untuk menciptakan budaya dan mencegah situasi seperti ini. Kami mengutuk insiden luar biasa ini,” jelasnya.

Marotta juga memuji profesionalitas Emil Audero yang tetap memilih bermain dan memberikan keuntungan bagi Inter Milan.

Perlu diketahui, keadaannya akan jauh lebih serius apabila Emil Audero sampai harus meninggalkan lapangan yang membuat Inter Milan berpotensi kalah otomatis 0-3. 

“Kami juga ingin berterima kasih kepada Audero atas profesionalismenya, karena berkat itu, pertandingan ini dapat dimainkan hingga selesai,” tutupnya.

Tag:  #amarah #inter #milan #usai #insiden #petasan #yang #mengenai #emil #audero

KOMENTAR