Komentar Hansi Flick Usai Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan komentarnya usai Xabi Alonso berpsah dengan raksasa Liga Spanyol (LaLiga), Real Madrid.
Xabi Alonso resmi mengakhiri masa jabatannya di klub raksasa Liga Spanyol (LaLiga) itu setelah hasil final Piala Super Spanyol 2026.
Real Madrid menyampaikan pengumuman resmi pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB, menegaskan bahwa keputusan ini terjadi atas kesepakatan bersama, bukan pemecatan sepihak.
"Real Madrid C. F. dengan ini mengumumkan bahwa, atas kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama," tulis pernyataan klub.
Keputusan ini muncul setelah Madrid kalah 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol 2026 di Stadion King Abdullah Sports City.
Sebelumnya, isu pergantian pelatih memang sudah beredar menjelang laga tersebut.
Alonso, yang memimpin Madrid sejak Mei 2025 dengan kontrak hingga Juni 2028, pun memilih mundur di tengah musim Liga Spanyol 2025-2026.
Selama menangani Real Madrid, Alonso memimpin 34 pertandingan di semua kompetisi, meraih 24 kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan.
Klub lantas menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih interim.
Hansi Flick Berikan Tanggapan
Hansi Flick menilai perpisahan Xabi Alonso dengan Real Madrid sebagai bagian dari dinamika sepak bola dan bukan urusan pribadi.
Flick menekankan bahwa hubungannya dengan Alonso terjalin baik sejak mereka bertemu di Leverkusen ketika ia menangani tim nasional, dan komunikasi tetap terjaga hingga kini.
"Ini sepak bola, dan bukan urusan saya. Yang bisa saya katakan adalah saya memiliki hubungan baik dengan Xabi," ujar Hansi Flick, dikutip dari Football Espana, Rabu (14/1/2026).
"Kami bertemu di Leverkusen ketika saya bersama tim nasional dan tetap berhubungan."
Pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso, bereaksi pada laga Liga Spanyol antara Elche CF dan Real Madrid CF di Stadion Martinez Valero di Elche pada 23 November 2025.
Pelatih asal Jerman itu mendoakan yang terbaik bagi Alonso dan yakin mantan pelatih Real Madrid itu akan segera mendapatkan proyek menarik untuk dirinya dan stafnya.
"Ini sepak bola, dan saya mendoakan yang terbaik untuknya. Saya yakin dia akan segera memiliki proyek hebat untuk dirinya sendiri dan staf pelatihnya," lanjut Flick.
"Ini sepak bola, dan kita harus terus maju, tetapi dia adalah pelatih hebat dan memiliki masa depan yang cerah."
Flick menambahkan bahwa perubahan di klub besar adalah hal biasa dalam sepak bola, termasuk di Real Madrid, dan bagian dari tantangan menjadi seorang pelatih.
"Itu bagian dari sepak bola dan kita tidak bisa mengubahnya. Klub harus percaya pada Anda, dan tim juga," jelas Flick.
"Mereka yang membuat keputusan harus melakukannya, dan Real Madrid telah melakukannya seperti itu, tetapi itu bukan urusan saya, bukan urusan saya."
Atmosfer Barcelona Menjadi Keluarga
Selain itu, Hansi Flick menekankan bahwa dalam sepak bola, situasi selalu bisa berubah.
Namun, fokus utama tetap pada kemenangan. Ia merasa sejak awal kehadirannya di Barcelona, suasana kerja sama sangat positif, dan kini hubungannya dengan tim seperti keluarga.
"Pada akhirnya, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, keadaan bisa berubah, hal itu bisa terjadi di sini juga," ujar Flick.
"Sepak bola adalah tentang kemenangan, dan terlebih lagi di klub-klub besar. Perasaan yang saya rasakan sejak jam-jam pertama saya di sini sangat jelas: untuk bekerja sama. Dan sekarang rasanya seperti keluarga," pungkas pelatih Barcelona itu.
Tag: #komentar #hansi #flick #usai #xabi #alonso #tinggalkan #real #madrid