Jangan Nangis Kalau Ditangkap! Umuh Muchtar Kirim Pesan Keras ke Pelaku Teror Thom Haye
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar [Suara.com/Rahman]
13:06
12 Januari 2026

Jangan Nangis Kalau Ditangkap! Umuh Muchtar Kirim Pesan Keras ke Pelaku Teror Thom Haye

Baca 10 detik
  • Komisaris PT PBB, Umuh Muchtar, mengecam teror ekstrem terhadap Thom Haye dan keluarganya pasca kemenangan Persib atas Persija.
  • Ancaman nyawa tersebut dilaporkan Thom Haye melalui media sosial setelah laga Minggu (11/1/2026) di GBLA.
  • Umuh Muchtar menegaskan akan membawa kasus teror yang mengarah ke kriminal ini ke ranah hukum segera.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, mengecam keras ancaman dan teror kepada Thom Haye dan keluarganya.

Kabar ancaman tersebut disampaikan oleh Thom Haye melalui media sosialnya. Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini, melaporkan adanya tindakan tidak terpuji yang menyerang ranah pribadinya setelah laga kontra Persija Jakarta.

Pemain Timnas Indonesia ini, mengungkapkan bahwa anggota keluarganya menjadi sasaran intimidasi yang sangat ekstrem dari oknum.

Pesan-pesan bernada ancaman nyawa tersebut masuk ke saluran komunikasi pribadinya setelah Persib Bandung meraih kemenangan atas Persija Jakarta.

Seperti diketahui, pada pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026), Persib berhasil meraih kemenangan atas Persija dengan skor 1-0.

Pertandingan pekan ke-17 BRI Super League, Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1). [Suara.com/Rahman] PerbesarPertandingan pekan ke-17 BRI Super League, Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1). [Suara.com/Rahman]

Menurut Umuh Muchtar, sepak bola merupakan olahraga yang menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan tidak ada ruang untuk tindakan-tindakan yang mengarah pada tindakan kriminal.

"Ini sepak bola kan olahraga, semua apapun yang terjadi tidak ada ancaman-ancaman untuk membunuh. Itu tidak boleh dan tidak benar," tegas Umuh, Senin (12/1/2026).

Pria yang akrab disapa Pak Haji ini menegaskan, akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Lantaran, aksi teror yang dilakukan sudah mengarah pada tindakan kriminal.

"Itu orang yang mengancam ini lagi dilacak dan pasti akan segera dapat dan kita akan tuntut," ungkapnya.

Pria yang juga menjabat sebagai manajer Persib ini menuturkan, pihaknya sejak awal sudah berupaya agar pertandingan menghadapi Persija bisa berjalan dengan aman dan lancar.

Pertandingan Persib vs Persija di pekan ke-17 kompetisi BRI Super League 2025/2026, berjalan dengan aman dan lancar. Tim Persija pun dalam kondisi aman, baik dalam perjalanan maupun saat berada di Stadion GBLA.

"Di manapun juga justru kita menjaga, kemarin juga dengan segala cara supaya tidak ada keributan, tidak ada masalah. Nah sekarang kenapa ada ancaman-ancaman sama Thom Haye," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Umuh akan menenangkan pemain yang menggunakan nomor punggung 33 ini agar tidak takut dengan teror tersebut.

"Saya juga akan pesan sama Thom Haye tenang saja, tidak ada lah. Tidak ada akan seperti itu," ucapnya.

Umuh menilai, ancaman kepada Thom Haye sangat tidak masuk akal dan sudah keluar dari batas. Selain itu, pelaku tidak berpikir panjang atas tindakan yang dilakukannya.

"Saya sangat menyayangkan, ini orang bodoh yang mengancam-ancam ini. Kemanapun juga pasti akan dapat, apalagi ini sudah jelas ya. Bawa-bawa keluarga dan untuk membunuh itu, dan sudah ada ancaman seperti itu, pasti akan kena sanksi dan hukum," jelasnya.

Kasus ini menurut Umuh akan diserahkan kepada pihak kepolisian, karena sudah ada bukti ancaman. Selain itu, pihaknya optimistis pelaku bisa segera ditangkap.

"Ada itu ada kode-kodenya dan ada nomornya juga kan. Itu udah paling gampang dilacak itu Ya, saya bertanggung jawab. Itu gampang dilacak dan gampang dicari orang yang macam itu. Jangan nangis kalau besok dia ditangkap," pungkasnya.

Kontributor : Rahman

Editor: Galih Prasetyo

Tag:  #jangan #nangis #kalau #ditangkap #umuh #muchtar #kirim #pesan #keras #pelaku #teror #thom #haye

KOMENTAR