Ketika Pressing Intens Juventus Picu Blunder Jay Idzes...
- Pressing intens Juventus asuhan Luciano Spalletti menyulitkan Sassuolo. Jay Idzes pun melakukan kesalahan yang membuat Sassuolo kebobolan.
Blunder dilakukan Jay Idzes dalam partai pekan ke-19 Liga Italia 2025-2026 Sassuolo vs Juventus yang berkesudahan 0-3.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Mapei, Selasa (6/1/2026) atau Rabu dini hari WIB tersebut, Jay Idzes dipasang sebagai starter oleh tim tuan rumah Sassuolo.
Setelah tampil cukup baik di paruh pertama duel melawan Juventus, Jay idzes melakukan kesalahan cukup fatal usai jeda.
Bek Timnas Indonesia kelahiran Belanda tersebut tak bisa melakukan back pass alias operan ke belakang dengan sempurna usai mendapatkan tekanan dari penyerang Juventus, Jonathan David.
Alhasil, operan Jay Idzes tak sampai ke tujuan, yakni sang kiper Arijanet Muric. Bola kemudian diambil alih oleh Jonathan David.
Sang penyerang Juve asal Kanada terus melaju, melanjutkan aksi dengan melewati Arijanet Muric, lalu menceploskan bola ke gawang Sassuolo.
Gol Jonathan David pada menit ke-63 itu memastikan kemenangan 3-0 Juventus atas Sassuolo.
Sebelumnya, Juve membuka skor setelah bek Sassuolo Tarik Muharemovic bikin gol bunuh diri pada menit ke-16. Fabio Miretti lantas menggandakan keunggulan Si Nyonya Besar, persis semenit sebelum Jonathan David masuk papan skor.
“Tim bermain bagus ketika Sassuolo mencoba membangun serangan dari belakang, kami mencegah mereka memiliki keunggulan di lini tengah, meskipun tentu saja ini berarti mengambil beberapa risiko saat bertahan," tutur pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dilansir dari Football Italia.
"Kami memiliki beberapa pemain bertahan yang sangat kuat dan mampu menanggung risiko itu, tetapi yang membuat perbedaan adalah mendominasi permainan, jadi ketika Sassuolo menyerang, mereka kelelahan karena mengejar kami, sehingga (serangannya) tidak begitu efektif,” ucap Spalletti menambahkan.
Sassuolo memang tak memberikan ancaman nyata ke gawang Juventus. Situs Lega Serie A tak mencatat satu pun kans konkret yang dibuat Jay Idzes dkk.
Sebaliknya, Juventus memproduksi tiga peluang emas yang semuanya dikonversi menjadi gol.
“Kami sudah menghadapi tim-tim lain yang menekan kami dan kami selalu berhasil keluar melalui permainan kami sendiri," tutur gelandang Sassuolo, Ismael Kone, merespons pressing intens dari pemain depan Juve.
"Dalam latihan, kami berlatih untuk situasi seperti ini. Hari ini kemungkinan kami melakukan beberapa kesalahan yang mengurangi kepercayaan diri untuk membangun serangan dari bawah, tetapi kami akan terus bekerja dalam latihan dan melanjutkan proses tersebut,” ujarnya dilansir dari Tuttomercatoweb.
Tag: #ketika #pressing #intens #juventus #picu #blunder #idzes