Bulog Segera Bangun Gudang Beras di Arab Saudi
Gudang beras milik Perum Bulog. (Dok: Perum Bulog)
08:18
24 Februari 2026

Bulog Segera Bangun Gudang Beras di Arab Saudi

Baca 10 detik
  • Bulog resmi mendapatkan izin Kementerian Haji Arab Saudi untuk membangun gudang di Kampung Haji guna mendukung ekspor beras nasional.
  • Lahan seluas 2 hingga 3 hektare telah dialokasikan pemerintah Saudi untuk gudang berkapasitas penyimpanan 1.000 ton tiap unit.
  • Ekspor perdana sebanyak 2.280 ton beras senilai Rp150 miliar dijadwalkan dikirim bertahap untuk kebutuhan haji 2026.

Bulog mengonfirmasi telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk mendirikan fasilitas pergudangan di kawasan Kampung Haji, Arab Saudi.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa pembangunan ini merupakan langkah krusial untuk mendukung program ekspor beras nasional sekaligus menjamin ketersediaan pangan bagi para jemaah haji dan umrah asal Indonesia.

Pemerintah Arab Saudi dikabarkan telah mengalokasikan lahan yang cukup luas untuk mendukung rencana besar ini. Lokasi yang disiapkan berada di area strategis guna memudahkan distribusi pangan ke titik-titik konsentrasi jemaah.

"Kami sudah melakukan survei ke lokasi dan mudah-mudahan segera dikerjakan. Pihak Kementerian Haji di sana telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 2 hingga 3 hektare," ujar Rizal saat memberikan keterangan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Meskipun belum merinci jumlah total unit yang akan dibangun, Rizal menjelaskan bahwa setiap unit gudang direncanakan memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 1.000 ton.

Fokus utama saat ini adalah percepatan proses konstruksi agar fasilitas tersebut dapat segera difungsikan.

Fasilitas gudang di Arab Saudi ini nantinya akan menjadi pusat penyimpanan utama bagi beras yang dikirim langsung dari tanah air.

Hal ini dilakukan untuk memastikan jemaah Indonesia tetap mendapatkan asupan pangan dengan citarasa dan kualitas produk dalam negeri selama menjalankan ibadah.

Sebagai langkah awal, Bulog menjadwalkan ekspor perdana sebanyak 2.280 ton beras dengan total nilai mencapai Rp150 miliar. Ekspor ini secara khusus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi selama pelaksanaan ibadah haji tahun 2026.

Jadwal Pengiriman Bertahap

Proses pengiriman beras ke Tanah Suci akan dibagi ke dalam dua gelombang utama agar alur logistik tetap terjaga:

Tahap Pertama (28 Februari): Pengiriman diprioritaskan untuk kebutuhan para petugas haji yang akan tiba lebih awal di Arab Saudi.

Tahap Kedua (4 Maret): Pengiriman difokuskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi bagi seluruh jemaah haji asal Indonesia.

"Targetnya tentu lebih cepat lebih baik. As soon as possible," pungkas Rizal

Editor: M Nurhadi

Tag:  #bulog #segera #bangun #gudang #beras #arab #saudi

KOMENTAR