John Herdman Puji Proyek Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia: Banyak Potensi
John Herdman (IG John Herdman)
06:18
6 Januari 2026

John Herdman Puji Proyek Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia: Banyak Potensi

Baca 10 detik
  • John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia dengan durasi kontrak selama empat tahun.

  • Mantan pelatih Kanada tersebut menggantikan posisi Patrick Kluivert untuk meningkatkan peringkat FIFA nasional.

  • Fokus utama Herdman adalah adaptasi budaya dan optimalisasi talenta lokal serta pemain naturalisasi.

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia resmi mengumumkan penunjukan juru taktik baru untuk menangani skuad Garuda senior, Timnas Indonesia.

John Herdman yang merupakan pelatih berpengalaman asal Inggris kini memegang kendali kepelatihan dengan durasi kontrak selama empat tahun ke depan.

Keputusan besar ini diambil federasi pada hari Sabtu guna mengisi kekosongan kursi pelatih yang ditinggalkan oleh legenda Belanda.

Pria berusia 50 tahun tersebut memiliki rekam jejak mentereng setelah sebelumnya berhasil meloloskan Kanada ke ajang Piala Dunia 2022.

Kehadirannya diharapkan mampu memberikan perubahan signifikan bagi tim yang saat ini terus berupaya naik dari peringkat 122 FIFA.

Misi Baru Setelah Era Patrick Kluivert

Kedatangan Herdman terjadi setelah Indonesia berpisah dengan Patrick Kluivert pada pertengahan Oktober lalu.

Langkah Indonesia menuju Piala Dunia 2026 terhenti di putaran keempat kualifikasi setelah menelan kekalahan tipis dari Irak dan Arab Saudi.

Bagi Herdman proyek besar di Asia Tenggara ini memiliki daya tarik tersendiri terutama karena fanatisme pendukung yang sangat luar biasa.

"Ini adalah tentang menemukan proyek yang tepat, di mana Anda bisa merasakan gairah dan intensitas dari para penggemar," ujar Herdman.

Mantan pelatih Toronto FC ini mengaku sangat terkesan dengan visi yang ditawarkan oleh organisasi sepak bola tertinggi di tanah air.

Visi Besar PSSI dan Potensi Pemain

Herdman mencermati bahwa PSSI memiliki keinginan kuat untuk mendatangkan pelatih yang sudah memiliki pengalaman di kompetisi tertinggi dunia.

"Saya juga melihat semangat dan komitmen yang sama dari PSSI yang ingin mendatangkan seseorang dengan kebiasaan kualifikasi (Piala Dunia) tersebut," tambahnya.

Dirinya meyakini bahwa ketersediaan pemain berbakat di Indonesia sangat melimpah untuk dikembangkan lebih jauh lagi secara profesional.

Herdman menyamakan situasi sepak bola Indonesia dengan perkembangan yang pernah ia lakukan di Amerika Utara beberapa tahun lalu.

"Apa yang saya lihat adalah kumpulan bakat itu ada. Ini memiliki perasaan yang sangat mirip dengan Kanada. Negara yang besar, banyak potensi dengan pemain lokal, tetapi juga kemampuan untuk merekrut pemain dwikewarganegaraan yang sudah mereka mulai," ungkap pelatih kelahiran Consett tersebut.

Fokus Rekrutmen dan Budaya Lokal

Indonesia dinilai sebagai negara besar dengan potensi pemain lokal yang kuat serta program naturalisasi yang sedang berjalan dengan baik.

"Negara yang besar, banyak potensi dengan pemain lokal tetapi juga kemampuan untuk merekrut pemain kewarganegaraan ganda yang sudah mereka mulai dalam perjalanan itu," tuturnya.

Meski menjadi kekuatan besar di cabang olahraga bulu tangkis namun sepak bola tetap menjadi primadona utama bagi masyarakat Indonesia.

Kehadiran liga domestik dengan 18 klub papan atas menjadi modal penting bagi Herdman untuk memantau bakat-bakat terbaik secara langsung.

Pelatih baru ini dijadwalkan akan segera tiba di Jakarta pada pekan depan untuk memulai proses adaptasi dengan budaya setempat.

Pentingnya Adaptasi Budaya Bagi Pelatih

Herdman menekankan bahwa keberhasilan sebuah tim nasional sangat bergantung pada pemahaman mendalam terhadap karakter masyarakat di negara tersebut.

"Karena saya pikir itu tentu merupakan bagian penting dari mempelajari budaya, sepenuhnya tenggelam di dalamnya," jelasnya mengenai rencana kepindahannya.

Baginya menjalin hubungan emosional dengan pemain dan staf pelatih lokal merupakan kunci sukses dalam membangun kekuatan tim yang solid.

"Anda benar-benar harus memahami orang-orang dan adat istiadat untuk menciptakan hubungan itu," tegas Herdman yang pernah membawa tim putri Kanada meraih perunggu Olimpiade.

PSSI sendiri melakukan perombakan besar dengan melepas jajaran pelatih asal Belanda yang sebelumnya membantu di berbagai kelompok umur.

Rekam Jejak Karir John Herdman

Sebelum merambah ke sepak bola pria Herdman telah lebih dulu sukses membangun fondasi yang kokoh pada tim nasional putri Kanada.

Ia tercatat berhasil mengangkat peringkat dunia tim pria Kanada dari posisi 94 hingga sempat menyentuh peringkat 33 pada Februari 2022.

Meski sempat terseret isu pengintaian drone saat di Kanada ia tetap menegaskan komitmennya terhadap sportivitas dan integritas dalam bekerja.

"Sepanjang karier saya, saya telah memimpin dengan integritas, transparansi, dan rasa hormat yang mendalam terhadap permainan. Hal itu tidak berubah," ucapnya menanggapi isu tersebut.

Kini tantangan berat menanti di depan mata untuk mengangkat posisi Indonesia yang saat ini berada di peringkat 23 zona Asia.

Perjalanan Indonesia di Kualifikasi Dunia

Langkah Indonesia sebenarnya dimulai dengan sangat meyakinkan saat menghancurkan Brunei Darussalam dengan skor agregat mencolok 12-0 di putaran pertama.

Skuad Garuda kemudian melaju ke putaran kedua dan berhasil menyingkirkan rival regional seperti Vietnam dan Filipina di Grup F.

Setelah menempati posisi keempat di putaran ketiga Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dan Australia yang lolos langsung ke putaran final.

Kekalahan menyakitkan dari Arab Saudi dan Irak di Jeddah akhirnya menutup peluang Indonesia untuk melaju lebih jauh di babak kualifikasi.

Kini di bawah kepemimpinan John Herdman harapan baru muncul bagi publik sepak bola tanah air untuk melihat tim nasional bersaing di kancah global.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Tag:  #john #herdman #puji #proyek #naturalisasi #pemain #timnas #indonesia #banyak #potensi

KOMENTAR