Taktik John Herdman, 3-4-3 atau 4-4-2 Fleksibel
- John Herdman resmi diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB.
PSSI menggambarkan penunjukkan ini sebagai "dimulainya era baru sepak bola nasional" dengan seorang pelatih yang merupakan "arsitek berpengalaman membawa tim ke Piala Dunia".
Taktik John Herdman pun menjadi salah satu sorotan publik menjelang kehadirannya ke Indonesia yang dijadwalkan pada Senin, 12 Januari 2026.
Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun tersebut akan punya waktu untuk mempersiapkan tim jelang laga FIFA Series pada ronde FIFA Matchday Maret.
Taktik John Herdman apabila melihat dari apa yang ia lakukan bersama timnas Kanada dan Toronto FC adalah skema 3-4-3 atau 4-4-2.
Herdman berganti memakai kedua formasi tersebut dalam laga-laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 bersama timnas Kanada.
Berganti Formasi Jelang Piala Dunia 2022
Namun, cederanya wing back Bayern Muenchen, Alphonso Davies, membuat Herdman condong ke 4-4-2 dan formasi tersebut menjadi pakem menuju Piala Dunia Qatar usai kemenangan 2-0 atas Amerika Serikat pada Januari 2022.
Setelah hasil tersebut, Herdman fokus dengan formasi empat bek agar tak mengganggu konsistensi tim dan membuat pengertian lebih dalam di antara para pemainnya.
Timnas Kanada secara umum memainkan sepak bola possession dan ofensif di kualifikasi dan persahabatan kecuali pada laga-laga melawan Meksiko dan Amerika Serikat di mana mereka bermain lebih counter attack.
Namun, formasi tersebut hanya berhasil karena Herdman punya pemain-pemain yang cocok dengan pola permainan terutama Jonathan David dan Cyle Larin sebagai duo di depan serta gelandang box-to-box dalam diri Stephen Eustaqio.
Sam Adekugbe juga diberi lisensi menyerang sebagai bek kiri sementara Tajon Buchanan juga berperan lebih maju di sektor kanan.
Di Piala Dunia Qatar, Kanada memang kalah dalam ketiga laga mereka tetapi para pemain merumput dengan berani dan tanpa takut.
Pasukan Herdman bahkan sempat unggul 1-0 terlebih dulu lawan Kroasia sebelum kalah 1-4. Kanada juga kalah lawan Belgia (0-1) dan Maroko (1-2).
“Tentu saja kami ingin berada di sini lebih lama, tetapi kami menikmati perjalanan ini," ujar Herdman usai laga terakhir grup.
"Para pemain kami datang ke sini untuk berkompetisi dan kami menunjukkannya – kami tidak takut di setiap tiga pertandingan dan di setiap laga kami memiliki sesuatu untuk dirayakan: performa, gol, atau hanya kebanggaan kami, betapa tangguh dan gigihnya kelompok ini."
"Kami adalah tim muda, kami sedang berkembang, kami berada di sini untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Ini adalah pengalaman yang luar biasa.”
Tag: #taktik #john #herdman #atau #fleksibel