Luka Modric Ungkap Jose Mourinho Pernah Buat Cristiano Ronaldo Menangis
Mantan pemain Real Madrid, Luka Modric, kembali membagikan cerita menarik tentang kariernya di klub Liga Spanyol (LaLiga) itu.
Luka Modric menceritakan pengalaman unik bersama Jose Mourinho, sekaligus mengungkap momen emosional Cristiano Ronaldo yang pernah menangis di ruang ganti.
Kisah ini menyoroti sisi humanis dan ketegasan pelatih dalam menghadapi pemainnya di LaLiga.
Modric tiba di Santiago Bernabeu pada 2012, tepat di masa kepemimpinan Jose Mourinho.
Saat itu, Real Madrid berupaya menyaingi dominasi Barcelona di bawah Pep Guardiola.
Meski menghadapi adaptasi awal yang sulit, Modric dengan cepat menancapkan diri sebagai pemain kunci Los Blancos.
“Istimewa. Sebagai pelatih dan sebagai pribadi. Dialah yang menginginkan saya di Real Madrid," ungkap Modric kepada Corriere della Sera, dikutip dari Mundo Deportivo.
"Tanpa Mourinho, saya tidak akan pernah berhasil. Saya menyesal hanya memilikinya selama satu musim.”
Kepercayaan Mourinho terhadap Modric membuahkan hasil, termasuk gelar LaLiga, Liga Champions, dan berbagai trofi lain yang membentuk era tersukses Real Madrid di Eropa.
Gelandang berusia 40 tahun ini menilai Mourinho sebagai sosok penting yang membentuk mental dan profesionalismenya.
Mourinho Buat Cristiano Ronaldo Menangis
Dalam wawancara tersebut, Modric mengenang sebuah momen emosional yang melibatkan Cristiano Ronaldo.
Pemain Portugal itu menangis di ruang ganti karena satu kali tidak mengejar bek sayap lawan dalam pertandingan penting.
“Mourinho. Saya melihat dia membuat Cristiano Ronaldo menangis di ruang ganti, seorang pemain yang memberikan segalanya di lapangan, karena untuk sekali ini dia tidak mengejar bek sayap lawan," kata Modric.
Reaksi Luka Modric setelah Christian Pulisic gagal mengeksekusi penalti pada pertarungan Juventus vs AC Milan yang berlangsung di Allianz Stadium, Turin, pada Senin (6/10/2025) mulai pukul 01.45 WIB.
"Mourinho sangat lugas dengan para pemain, tetapi dia jujur. Dia memperlakukan Sergio Ramos dan pemain baru dengan cara yang sama: jika dia ingin mengatakan sesuatu kepada Anda, dia akan mengatakannya."
"Max Allegri juga seperti itu: dia mengatakan langsung kepada Anda apa yang benar dan apa yang salah. Kejujuran adalah hal mendasar,” lanjutnya.
Cerita ini menegaskan reputasi Mourinho sebagai pelatih yang keras, tetapi selalu adil dan transparan terhadap semua pemain, baik senior maupun pendatang baru di Real Madrid.
Carlo Ancelotti: Pelatih Terbaik Modric
Selain Mourinho, Modric juga memuji Carlo Ancelotti sebagai pelatih terbaik yang pernah menukangi dirinya.
Menurut gelandang Kroasia itu, Ancelotti tidak hanya unggul di taktik, tetapi juga memiliki karakter yang membuat pemain merasa dipercaya.
“Carlo adalah nomor satu. Sulit untuk menemukan kata-kata yang tepat. Karena karakternya, bukan hanya kualitasnya di bangku cadangan," tegasnya.
"Kami sering berbicara tentang Milan dan AC Milan ketika kami berada di Madrid. Tempat ini juga istimewa baginya. Saya ingat ketika saya bertemu dengannya. Dia sendirian di kota itu."
"Dia menelepon saya dan berkata, 'Ayo, ayo makan malam denganku.' Kami berbicara berjam-jam, tentang segalanya," jelas Luka Modric.
"Tentang sepak bola, tentang keluarga, tentang kehidupan. Biasanya, pelatih tidak mempercayai pemain mereka. Tapi dia mempercayainya.”
Kepercayaan Ancelotti menjadi salah satu faktor yang membuat Modric tampil konsisten dan sukses di Real Madrid.
Mentor Awal dan Motivasi Modric
Modric juga mengenang mentor masa kecilnya, Tomo Basic, yang mengajarinya menghadapi ketidakadilan.
Pelajaran ini membentuk mental Luka Modric agar tangguh menghadapi tekanan di sepak bola profesional.
“Dan kami harus belajar mengatasi masa-masa sulit. Ada suatu waktu ketika saya diberitahu bahwa saya tidak bisa menjadi pemain sepak bola profesional karena saya terlalu kecil, terlalu rapuh; dia menyuruh saya untuk tidak mendengarkannya," terang Modric.
"Yang penting adalah apa yang Anda pikirkan tentang diri Anda sendiri, bukan apa yang orang lain katakan."
"Dia benar. Dia meyakinkan saya: 'Kamu akan menjadi yang terbaik di dunia.' Tanpa dia, tanpa kata-katanya, saya tidak akan pernah sampai di tempat saya sekarang.”
Tag: #luka #modric #ungkap #jose #mourinho #pernah #buat #cristiano #ronaldo #menangis