Kronologi Isu Jokowi Mau Rebut PDIP, Presiden sampai Beri Jawaban 'Lemas'
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menekankan pentingnya kemandirian pangan di tengah krisis pangan yang sedang melanda dunia. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
16:56
4 April 2024

Kronologi Isu Jokowi Mau Rebut PDIP, Presiden sampai Beri Jawaban 'Lemas'

Presiden Joko Widodo buka suara perihal isu dirinya akan mengambil alih kursi ketua umum PDIP yang kini diduduki oleh Megawati Soekarnoputri.

Namun, Jokowi justru balik bertanya terkait isu tersebut. Pasalnya, selama ini dirinya juga banyak diisukan akan mengambil alih Partai Golkar.

"Ketua? Bukan Golkar?" tanya Jokowi ditemui di Base Ops TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur pada Rabu (3/4/2024).

Jokowi merasa keheranan lantaran muncul isu dirinya hendak merebut kursi ketua umum partai. Ia kemudian meminta agar tak ada lagi pihak yang menyebar rumor tersebut.

"Katanya mau ngerebut Golkar, katanya mau ngerebut, masa semua mau direbutin semua, jangan seperti itu, jangan seperti itu," beber Jokowi.

Lantas, seperti apakah kronologi munculnya isu Jokowi akan merebut PDIP?

Hasto mengklaim PDIP begitu solid dalam memberikan dukungan untuk Ganjar-Mahfud di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024). (Suara.com/Yaumal)Hasto mengklaim PDIP begitu solid dalam memberikan dukungan untuk Ganjar-Mahfud di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024). (Suara.com/Yaumal)

Isu ayah Gibran Rakabuming Raka ini bakal merebut kursi ketua umum PDIP sebetulnya sudah muncul sejak lama. Namun, isu tersebut kini kembali ramai menjadi perbincangan.

Hal ini buntut dari pernyataan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto yang kembali mengungkit rumor tersebut di acara diskusi yang digelar di Cikini, Selasa (2/4/2024).

Kala itu, Hasto menyinggung terkait Jokowi yang sudah melakukan abuse of power. Ia lantas membicarakan soal rencana Jokowi dalam mengambil alih Golkar dan PDIP.

"Jadi abuse of power sama, TNI Polri juga banyak saksi yang menyatakan, kemudian kendaraan politik dulu adalah Golkar dan PDIP," kata Hasto dalam acara tersebut.

Hasto lantas membicarakan terkait adanya beberapa menteri powerful dan super powerful di kabinet. Disebutkan jika menteri yang mendapat tugas untuk menjembatani perebutan kursi tersebut.

"Jauh sebelum pemilu, 5-6 bulan, ada seorang menteri powerful, ada yang super powerful dan powerful, supaya enggak salah image," ujar Hasto.

"Ini ditugaskan bertemu Pak Ryaas Rasyid oleh Jokowi. Pak Ryaas Rasyid ditugaskan untuk membujuk Bu Mega agar kepemimpinan PDIP diserahkan Pak Jokowi," pungkasnya.

Usai pernyataan Hasto ini ramai menjadi perbincangan, Jokowi akhirnya buka suara. Ia meminta agar tak ada lagi pihak yang menyebarkan rumor dirinya akan mengambil alih kursi ketua umum partai.

Editor: Ruth Meliana

Tag:  #kronologi #jokowi #rebut #pdip #presiden #sampai #beri #jawaban #lemas

KOMENTAR