Setahun Gerakan Rakyat Pendukung Anies Baswedan, Ormas Ingin Jadi Parpol
- Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat yang dikenal sebagai kelompok pendukung Anies Baswedan telah berusia setahun. Ormas ingin menjelma partai politik.
27 Februari 2025, kelompok itu dideklarasikan sebagai ormas di Gedung Jakarta Inisiatif Office, Jakarta Selatan, meski disebut sudah mulai dirintis sejak November 2023.
Gerakan Rakyat dibentuk dan diketuai oleh Sahrin Hamid yang dikenal sebagai juru bicara Anies Baswedan di masa Pilpres 2024, momen saat Anies menjadi capres.
Saat deklarasi setahun lalu, Anies hadir. Mereka memilih oranye sebagai warna kelompoknya.
Baca juga: Anies Hadiri Deklarasi Ormas Gerakan Rakyat, Ketua Umumnya Sahrin Hamid
Setahun kemudian…
Awal 2026, ormas Gerakan Rakyat mendeklarasikan diri menjadi parpol, meski keabsahan menjadi parpol masih menunggu pengesahan dari pemerintah.
Sahrin Hamid menjadi Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Anies menjadi inspirator.
Gerakan Rakyat kemudian menggelar perayaan ulang tahun pertamanya. Anies berkomentar.
“Ya perjalanan masih panjang,” ujar Anies saat menghadiri acara syukuran HUT ke-1 Gerakan Rakyat, Jumat (27/2/2026).
Baca juga: Muncul Aspirasi Ubah Gerakan Rakyat Jadi Partai Politik
Pernyataan itu disampaikan Anies ketika ditanya pandangannya terkait keputusan Gerakan Rakyat bertransformasi menjadi partai politik, sekaligus kemungkinan dirinya bergabung sebagai kader.
Anies memuji capaian satu tahun organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat, yang dinilainya telah memiliki jejaring di seluruh Indonesia dan tidak hanya menjadi simbol di Ibu Kota.
“Yang paling penting adalah bahwa organisasi kemasyarakatan ini bukan organisasi yang sekadar papan nama di Jakarta, tetapi memiliki jejaring seluruh wilayah Indonesia. Itu adalah capaian terpenting selama satu tahun terakhir ini,” kata Anies.
Mantan gubernur DKI Jakarta ini pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota Gerakan Rakyat di berbagai tingkatan.
Baca juga: Ormas Gerakan Rakyat Deklarasi Menjadi Partai Politik
Kata Ketum Gerakan Rakyat
Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat Sahrin Hamid mengatakan, struktur kepengurusan partai saat ini masih terbatas dan belum sepenuhnya terbentuk.
“Terkait dengan struktur, kami belum sampai kepada struktur yang… karena kita baru memiliki yang kita sebut dengan struktur teritori. Jadi baru ada Dewan Pimpinan Pusat, baru ada Dewan Pimpinan Wilayah, Dewan Pimpinan Daerah, dan Dewan Pimpinan Cabang atau Dewan Pimpinan di tingkat Kecamatan,” kata Sahrin.
Baca juga: 1 Tahun Gerakan Rakyat, Anies: Ormas Ini Bukan Sekadar Papan Nama di Jakarta
Struktur yang ada saat ini disusun untuk memenuhi persyaratan administrasi, termasuk kebutuhan pelaporan ke Kementerian Hukum dan HAM.
“Jadi kami belum mengembangkan struktur apa pun. Jadi baru struktur yang kami sudah siapkan untuk pelaporan ke Kemenkumham misalnya,” ujar Sahrin.
Menurut dia, hingga kini baru dua elemen yang disiapkan di tingkat pusat.
“Jadi baru ada Dewan Pimpinan Pusat. Dewan Pimpinan Pusat, belum ada yang lain, plus Mahkamah Partai. Baru dua elemen struktur yang diusulkan. Karena dua ini dimintakan, disyaratkan oleh perundang-undangan. Sehingga yang baru kami susun adalah Dewan Pimpinan Pusat dan Mahkamah Partai. Itu dua,” tutur Sahrin.
Tag: #setahun #gerakan #rakyat #pendukung #anies #baswedan #ormas #ingin #jadi #parpol