Info Pembukaan PPPK Tahap 3 di BGN adalah Hoaks
- Badan Gizi Nasional (BGN) mendeteksi ada informasi bohong mengenai adanya pembukaan seleksi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lembaganya.
"Perlu kami luruskan, BGN tidak pernah mengeluarkan pengumuman pembukaan PPPK Tahap 3 sebagaimana yang beredar. Informasi tersebut tidak benar dan bukan berasal dari kanal resmi kami," ujar Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) BGN, Rahman, Jakarta, dilansir siaran pers resmi BGN, Sabtu (28/2/2026).
Baca juga: Hanya Pegawai Inti SPPG yang Diangkat Jadi ASN PPPK BGN, Relawan Tidak
BGN mengatakan informasi hoaks itu beredar di sejumlah platform media sosial.
BGN menjelaskan informasi resmi dapat diakses publik lewat saluran komunikasi resmi BGN, termasuk informasi soal rekrutmen pegawai di lingkungan BGN.
Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh oleh unggahan yang mencatut nama BGN tanpa verifikasi.
Rahman juga mengingatkan adanya potensi penyalahgunaan informasi rekrutmen palsu untuk kepentingan penipuan.
"Kami tegaskan bahwa seluruh proses seleksi resmi pemerintah tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Jika ada pihak yang meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan rekrutmen BGN, itu dipastikan bukan bagian dari proses resmi," tegasnya.
Baca juga: Kepala BGN: SPPG Menerima Rp 500 Juta per 12 Hari
Masyarakat diimbau berhati-hati
Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengatakan bahwa klarifikasi ini penting untuk mencegah keresahan publik sekaligus menjaga kredibilitas institusi.
"Penyebaran informasi palsu dapat merugikan masyarakat dan mencoreng nama lembaga negara. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kembali," kata Hida.
BGN berkomitmen menjaga transparansi dalam setiap kebijakan, termasuk dalam hal rekrutmen pegawai.
Apabila di kemudian hari terdapat pembukaan formasi PPPK atau jenis rekrutmen lainnya, pengumuman akan disampaikan secara resmi melalui website dan akun media sosial terverifikasi milik BGN.
BGN juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melawan hoaks dengan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terkonfirmasi.
Langkah ini penting untuk menciptakan ruang informasi publik yang sehat dan terpercaya.