Pembasmian Kartel Narkoba Meksiko, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Heni Hamidah menjelaskan terkait gelombang permintaan WNI dipulangkan dari Kamboja setelah pemerintah setempat memberlakukan pemberantasan penipuan daring (online scams), dalam konferensi pers di Ruang Palapa Kementerian Luar Negeri, Kamis (19/2/2026). (KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)
20:34
27 Februari 2026

Pembasmian Kartel Narkoba Meksiko, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

- Kementerian Luar Negeri RI melalui Plt Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI), Heni Hamidah, memastikan tak ada WNI yang menjadi korban dalam operasi militer pembasmian kartel narkoba di Meksiko pada Minggu (22/2/2026).

Operasi yang dilakukan di wilayah Jalisco dan Guadalajara tersebut berhasil dilakukan tanpa satu pun warga sipil dari WNI terluka.

"WNI yang bermukim di wilayah terdampak yaitu di wilayah Jalisco dan Guadalajara terpantau dalam kondisi aman dan selamat," ucap Heni dalam konferensi pers, Jumat (27/2/2026).

Baca juga: Kemlu Sebut Situasi di Meksiko Sudah Normal, WNI Aman dan Selamat

Dia juga menjelaskan, untuk saat ini ketegangan di wilayah terdampak sudah jauh berkurang dan berangsur normal.

Fasilitas umum, sekolah-sekolah, toko-toko dan bandara sudah mulai beroperasi kembali dan status situasi darurat telah dicabut oleh Gubernur Jalisco pada 24 Februari lalu.

Ada 481 WNI di Meksiko

Berdasarkan catatan KBRI Mexico City, hingga saat ini terdapat 481 WNI di Meksiko dengan jumlah paling banyak di Nuevo Leon sebanyak 150 WNI, lalu di Mexico City 137 WNI, dan di Jalisco sebanyak 45 WNI.

Heni menegaskan, meskipun kondisi sudah berangsur aman dan keadaan sudah mulai membaik serta kondusif, situasi dan kondisi sudah tidak mencekam, namun kepada seluruh WNI khususnya di wilayah terdampak masih tetap diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

"Menjauhi kerumunan, dan mengikuti arahan resmi dari otoritas setempat serta menjalin komunikasi dengan KBRI Mexico," imbuhnya.

Baca juga: Serangan Kartel Narkoba Guncang Persiapan Piala Dunia 2026 Meksiko

Sebagai informasi, Tentara Meksiko menewaskan pemimpin kartel Jalisco New Generation Cartel (CJNG), Nemesio Rubén Oseguera Cervantes, yang lebih dikenal dengan julukan "El Mencho" dalam sebuah operasi militer.

Operasi militer ini dianggap sebagai pencapaian besar bagi pemerintah Meksiko dalam upaya menekan pergerakan kartel narkoba di bawah tekanan administrasi Amerika Serikat.

Kematian pria berusia 59 tahun ini tidak hanya melumpuhkan struktur kepemimpinan kartel paling kuat di Meksiko saat ini, tetapi juga memicu gelombang kekerasan besar di berbagai wilayah.

Tag:  #pembasmian #kartel #narkoba #meksiko #kemlu #pastikan #jadi #korban

KOMENTAR