Israel Tolak Bayar Iuran Board of Peace, Kemenlu RI: Jangan Sampai Ganggu Mandat BoP
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan, persoalan iuran anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) hendaknya tidak mengganggu misi BoP untuk melakukan rekonstruksi dan melindungi warga sipil di Gaza, Palestina.
Hal ini disampaikan Juru Bicara Kemenlu Yvonne Mawengkang merespons sikap Israel yang menolak membayar iuran anggota BoP.
"Kita perlu tekankan bahwa dinamika administratif itu setidaknya jangan sampai menghambat mandat dari Board of Peace. Jangan sampai menghambat fokus kita untuk melindungi warga sipil. Jangan sampai menghambat fokus kita untuk melakukan berbagai upaya-upaya rekonstruksi dan membantu saudara-saudara kita yang ada di Gaza," ucap Yvonne dalam konferensi pers di kantor Kemenlu RI, Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Baca juga: Israel Gabung Board of Peace Tanpa Bayar, Tolak Ikut Iuran Rekonstruksi Gaza
Yvonne juga mengulang pernyataan Menteri Luar Negeri RI Sugiono saat berada di Washington DC, Amerika Serikat.
Dalam pernyataannya, Menlu Sugiono menegaskan Indonesia sebagai anggota Board of Peace tidak ada persyaratan wajib mengeluarkan iuran.
"Saat ini yang kita fokuskan adalah bagaimana kita menjamin, dengan partisipasi kita di Board of Peace itu bisa menjamin ini mandatnya Board of Peace ini benar-benar nih bisa berjalan sesuai dengan tujuannya yang kita inginkan sama-sama," kata Yvone menegaskan.
Baca juga: Indonesia Sambut Baik Palestina Bentuk Kantor Penghubung untuk Board of Peace
Sebagai anggota Board of Peace, Indonesia saat ini berfokus pada kontribusi nyata pengiriman pasukan ke International Stabilization Force atau ISF.
Oleh sebab itu, belum ada perkembangan terkini apakah Indonesia akan tetap membayar iuran kepada Board of Peace atau hanya mengirimkan pasukan ISF ke Gaza.
Sebagai informasi, Israel menegaskan tidak akan mendanai rekonstruksi Jalur Gaza meskipun bergabung dalam Board of Peace yang diprakarsai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Baca juga: Kemenlu Kecam Dubes AS soal Israel Dapat Duduki Tepi Barat
Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri yang menjabat di Kementerian Keuangan Israel, Ze’ev Elkin, pada Minggu (22/2/2026).
“Kami tidak akan mendanai Board of Peace; tidak ada alasan untuk itu,” kata Elkin, yang juga duduk di Kabinet Keamanan Israel, kepada radio pemerintah Kan Reshet Bet.
Menurut laporan Kan News, pemerintahan Trump mengizinkan Israel bergabung dalam Board of Peace tanpa harus berkontribusi pada upaya rekonstruksi maupun biaya operasional organisasi internasional tersebut.
Tag: #israel #tolak #bayar #iuran #board #peace #kemenlu #jangan #sampai #ganggu #mandat