Ketika Purbaya Gusar hingga Tepuk Meja DPR Dituding Enggak Kerja: Kemarin Tuh Bisa Seperti 1998!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kepada awak media ditemui di DPR RI pada Rabu (4/2/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
12:14
5 Februari 2026

Ketika Purbaya Gusar hingga Tepuk Meja DPR Dituding Enggak Kerja: Kemarin Tuh Bisa Seperti 1998!

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tampak gusar saat menyampaikan banyak pihak yang menuding dirinya tidak bekerja.

Purbaya bahkan sampai menepuk meja.

Hal tersebut terjadi saat Purbaya rapat bersama Komisi XI DPR di Gedung DPR, Rabu (4/2/2026). Mulanya, Purbaya menyebut kondisi perekonomian setelah insiden Agustus 2025 sangat sulit.

Purbaya menjelaskan, jika tidak diperbaiki, maka tekanan ekonomi yang dialami Indonesia bisa lebih parah lagi.

"Jadi saya tekankan lagi, memang betul pada waktu itu kita susah sekali. Kalau enggak kita perbaiki, maka kita bisa mengalami tekanan ekonomi yang lebih parah, dan mungkin sekarang kita duduknya di sini sudah beda nih, sudah kondisi-kondisi krisis. Kondisi yang krisis kan beda cara berpikirnya, semuanya sudah tegang," ujar Purbaya.

Baca juga: Lagi, Anak Buah Purbaya Kena OTT KPK!

Lalu, Purbaya menyinggung ada pihak yang mempertanyakan kinerja dirinya.

Dia menyebut mereka lupa bahwa perekonomian Indonesia pernah jatuh ketika demo terjadi di mana-mana pada Agustus 2025 lalu.

"Di luar banyak yang bilang, 'itu Menteri Keuangan kerjanya apa? Enggak ada apa-apanya sampai sekarang'. Mereka lupa, kita waktu itu betul-betul jatuh, demo di mana-mana di seluruh Indonesia kan," katanya sambil menepuk meja.

Purbaya mengatakan, saking parahnya, rumah Menkeu sebelumnya, Sri Mulyani sampai diserbu dan dijarah massa demo.

Ketika ekonomi sudah membaik kembali, Purbaya menegaskan ini merupakan hasil kerja DPR dan pemerintah.

Baca juga: Anak Buahnya Di-OTT KPK Lagi, Menkeu Purbaya: Biar Saja, Kenapa Terpukul?

"Bahkan Menteri Keuangan kami yang sebelumnya diserbu, sampai rumahnya diserbu. Jadi keadaan amat genting. Nah ketika sudah balik ke arah sana mereka bilang, 'wah ini keadaan normal'. Ini adalah hasil kerja dari koordinasi DPR, pemerintah, dengan semua pemangku kebijakan untuk memastikan ekonomi kita tidak memburuk terus-terusan," papar Purbaya.

Purbaya berpandangan, kebijakan ekonomi yang dilakukan pada Agustus 2025 salah, sehingga bisa saja Indonesia kembali mengalami peristiwa 1998.

"Kalau kita enggak cegah, kita bisa kemarin tuh ke 1998, dan itu riil, karena kebijakannya salah semua pada waktu itu. Atau ada salah komunikasi," imbuh dia.

Tag:  #ketika #purbaya #gusar #hingga #tepuk #meja #dituding #enggak #kerja #kemarin #bisa #seperti #1998

KOMENTAR