Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025
Warga berbelanja kebutuhan pokok di salah satu swalayan di Jakarta, Rabu (16/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
13:41
5 Februari 2026

Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025

Baca 10 detik
  • Konsumsi rumah tangga sumbang 53,88% PDB Indonesia sepanjang 2025.
  • Belanja online melonjak 12,2%, dorong pertumbuhan ekonomi akhir tahun.
  • Mobilitas Nataru dan bansos perkuat daya beli masyarakat di Q4-2025.

Badan Pusat Statistik (BPS) RI melaporkan bahwa konsumsi rumah tangga kembali menjadi tulang punggung utama pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025. Daya beli masyarakat yang tetap terjaga menjadi motor penggerak dominan dalam struktur Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Plt. Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi jumbo sebesar 53,88 persen terhadap PDB. Sepanjang tahun 2025, sektor ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,98 persen.

“Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB sisi pengeluaran adalah konsumsi rumah tangga,” ujar Amalia dalam konferensi pers di Gedung BPS RI, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Memasuki pengujung tahun, performa konsumsi masyarakat justru semakin melesat. Pada Triwulan IV-2025, konsumsi rumah tangga menyumbang pertumbuhan sebesar 2,68 persen basis point. Kuatnya angka ini didorong oleh peningkatan indeks penjualan eceran riil serta ledakan transaksi di platform digital.

Amalia merinci, transaksi belanja daring (e-commerce) melalui marketplace tumbuh signifikan sebesar 12,2 persen secara quarter-to-quarter (qtq). "Pergerakan konsumsi masyarakat ini juga sejalan dengan meningkatnya mobilitas pada momen libur Natal dan Tahun Baru," imbuhnya.

Tak hanya ritel dan belanja online, denyut ekonomi juga terasa di sektor pariwisata. Konsumsi restoran dan hotel tercatat tumbuh tinggi seiring meningkatnya perjalanan wisatawan nusantara. Selain itu, intervensi pemerintah melalui belanja bantuan sosial (bansos) dinilai efektif dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

Data BPS juga menunjukkan indikator keuangan masyarakat tetap kuat, yang tercermin dari pertumbuhan nilai transaksi uang elektronik, kartu debit, hingga kartu kredit yang tetap solid hingga akhir tahun 2025.

Editor: Mohammad Fadil Djailani

Tag:  #konsumsi #rumah #tangga #jadi #penyelamat #ekonomi #sepanjang #2025

KOMENTAR