Khawatir Jembatan Sementara Ambruk, Menteri PU Mulai Bangun Jembatan Permanen di Sumatera
Menteri PU Dody Hanggodo saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/12/2025). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)
16:06
26 Januari 2026

Khawatir Jembatan Sementara Ambruk, Menteri PU Mulai Bangun Jembatan Permanen di Sumatera

- Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo mengungkapkan, pemerintah bakal mulai membangun jembatan permanen di Sumatera agar bisa dilintasi oleh kendaraan berat.

Hal tersebut disampaikan Dody dalam rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga penanganan pascabencana Sumatera di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

"Ada beberapa jembatan fungsional yang hari ini sudah mulai progres mengarah ke tahapan ke permanen," tutur Dody, dalam ruang rapat, Senin.

Dody menuturkan, jembatan sementara yang dibangun dalam masa tanggap darurat hanya mampu dilalui kendaraan dengan beban terbatas maksimal 20 ton.

Ia khawatir apabila jembatan sementara tersebut tidak dijadikan permanen akan berisiko ambruk lantaran sering dilewati truk bermuatan lebih.

"Karena mengejar itu tadi, takut kalau saya diamkan kemudian itu ambruk gitu, nanti yang dihujat saya juga ujung-ujungnya," ucapnya.

Dody menyebut, pemerintah sebenarnya sudah memberikan keterangan batasan maksimal untuk truk yang diizinkan melewati jembatan sementara tersebut. Namun, peringatan ini tetap dilanggar.

Sebab, di satu sisi, kebutuhan pokok masyarakat di sana sangat mendesak.

"Kalau sudah malam hari kan ya tahu sendiri, begitu banyak kebutuhan mulai dari BBM, elpiji, beras dan seterusnya, kadang-kadang yang masuk itu di malam hari terutama itu di atas itu semua," tuturnya.

Dody mengaku kalau ia sering mendapatkan komplain lantaran seringnya truk-truk overload tersebut melewati jembatan sementara.

"Jembatan fungsional yang maksimum hanya bisa dilalui 10 sampai 20 ton, kami sering dikomplain, kapan dibuat permanennya," kata dia.

Oleh sebab itu, pemerintah mulai mempercepat pembangunan jembatan permanen di Sumatera agar bisa kembali dilintasi oleh kendaraan berat.

Targetnya, jembatan permanen akan rampung dalam waktu kurang lebih delapan bulan.

"Sementara waktu kami mengerjakan secara permanen, butuh waktu sekitar tujuh sampai delapan bulan," jelasnya.

Tag:  #khawatir #jembatan #sementara #ambruk #menteri #mulai #bangun #jembatan #permanen #sumatera

KOMENTAR