Target Rampung Sebelum Ramadhan, Pembangunan Huntara di Sumatera Dikebut
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan data terbaru korban jiwa bencana banjir dan tanah longsor Sumatera yang kini mencapai 1.178 jiwa dalam konferensi pers di kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa (6/1/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
09:38
21 Januari 2026

Target Rampung Sebelum Ramadhan, Pembangunan Huntara di Sumatera Dikebut

- Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari menuturkan, pembangunan hunian sementara (huntara) di Sumatera dikebut sebelum bulan suci Ramadhan.

"BNPB bersama pemerintah daerah juga terus mengakselerasi pembangunan hunian sementara dengan target utama penyelesaian sebelum bulan Ramadhan," kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).

Saat ini, dari total 50.974 unit rumah rusak berat, telah diajukan pembangunan sebanyak 27.946 unit huntara.

"Hingga 20 Januari 2026, sebanyak 6.646 unit huntara masih dalam proses pembangunan, sementara 1.286 unit telah selesai dibangun dan siap dihuni," tuturnya.

Selain itu, pengajuan pembangunan hunian tetap tercatat sebanyak 13.082 unit, dengan 648 unit di antaranya telah memasuki tahap konstruksi.

Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama masa transisi menuju hunian tetap, skema bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) juga terus dioptimalkan.

"Hingga 20 Januari 2026, pengajuan DTH telah mencapai 18.953 kepala keluarga," ucapnya.

Abdul mengatakan, dari pengajuan itu, pemerintah telah menyalurkan bantuan DTH kepada 2.929 kepala keluarga.

"Sebanyak 9.585 rekening penerima telah dinyatakan siap dan bantuan DTH telah disalurkan kepada 2.929 kepala keluarga," ucapnya.

Untuk mendukung kelancaran pembangunan huntara, BNPB juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). OMC di wilayah Aceh telah dilaksanakan sebanyak 507 sorti dengan total penggunaan bahan semai mencapai 484.600 kilogram.

Di wilayah Sumatra Utara, OMC tercatat sebanyak 390 sorti dengan total bahan semai 342.600 kilogram, sementara di Sumatra Barat telah dilaksanakan 407 sorti dengan total bahan semai sebesar 404.325 kilogram.

Operasi ini bertujuan untuk mengendalikan intensitas curah hujan serta mengurangi potensi terjadinya bencana susulan di wilayah rawan.

Tag:  #target #rampung #sebelum #ramadhan #pembangunan #huntara #sumatera #dikebut

KOMENTAR