Wamenhaj: Petugas Haji Harus Fokus Layani Jemaah, Bukan Nebeng Naik Haji
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak di Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (8/1/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)
16:50
8 Januari 2026

Wamenhaj: Petugas Haji Harus Fokus Layani Jemaah, Bukan Nebeng Naik Haji

- Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan petugas haji untuk fokus melayani jemaah, bukan hanya sekadar "nebeng" berhaji.

Dahnil mengakui, Kemenhaj menerima kritikan dari publik terkait komitmen pelayanan haji yang diberikan oleh petugas haji.

"Jadi kami ingin pastikan semua petugas haji itu orientasi utamanya itu adalah pelayanan jemaah, bukan nebeng naik haji," ujar Dahnil di Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (8/1/2026).

Dahnil ingin para petugas haji meluruskan dulu niatnya untuk memberi pelayanan kepada tamu-tamu Allah.

"Kami akan pastikan niat utamanya terlebih dahulu itu adalah pelayanan terhadap jemaah. Kemudian yang kedua adalah integritas terkait dengan kedisiplinan," jelasnya.

Selain integritas dan kedisiplinan, Dahnil juga mengingatkan petugas haji untuk bekerja secara kompak di Tanah Haram, Madinah, dan di Mekkah.

"Itu adalah kerja tim. Selama ini kan koreksi, dan itu juga jadi kritikan saya kan pada saat tahun lalu, kerja timnya itu bermasalah. Tingkat kedisiplinannya bermasalah, koordinasinya bermasalah," kata Dahnil.

"Kami ingin memperbaiki itu semuanya dengan pendekatan-pendekatan kerja tim yang kuat," imbuh dia.

Oleh sebab itu, Kemenhaj mengusung diklat petugas haji selama sebulan dengan konsep semi-militer yang melibatkan unsur TNI dan Polri.

"Instansi mana yang memiliki kapasitas untuk membangun tim yang kuat? Itu adalah militer. Jadi kalau ada yang nyebut ini militerisme, iya. Kami ingin mengadaptasi nilai-nilai kedisiplinan kerja tim yang kuat dari militer," ucap Dahnil.

Tag:  #wamenhaj #petugas #haji #harus #fokus #layani #jemaah #bukan #nebeng #naik #haji

KOMENTAR