Sejumlah Negara Keluarkan Travel Warning ke Meksiko Usai Tewasnya Bos Kartel El Mencho
Gelombang travel warning ke Meksiko meluas setelah pecahnya kerusuhan di sejumlah wilayah menyusul tewasnya bos kartel narkoba paling berpengaruh di negara itu.
Situasi keamanan yang memburuk membuat beberapa negara mengeluarkan peringatan resmi dan meminta warganya menunda perjalanan, khususnya ke wilayah barat daya Meksiko.
Kerusuhan dipicu oleh kematian Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias 'El Mencho', pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), yang dilaporkan tewas setelah bentrokan dengan pasukan khusus militer di negara bagian Jalisco.
Insiden tersebut memicu aksi balasan berupa pembakaran kendaraan, blokade jalan, hingga gangguan transportasi di sejumlah kota besar.
Kanada: Shelter in Place di Puerto Vallarta
Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada memperingatkan adanya blokade jalan oleh kelompok kriminal di beberapa kota di barat daya Meksiko. Warga Kanada diminta membatasi aktivitas dan memantau perkembangan situasi melalui media resmi.
Di kawasan wisata populer Puerto Vallarta, otoritas setempat mengeluarkan imbauan 'shelter in place' atau tetap berada di dalam ruangan. Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyatakan pemerintah federal terus memantau situasi secara ketat.
Data pelacakan penerbangan menunjukkan sejumlah pesawat tujuan Puerto Vallarta dari Kanada berbalik arah di tengah perjalanan. Beberapa maskapai juga menunda atau membatalkan jadwal penerbangan demi alasan keamanan.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum juga menyerukan masyarakat untuk tetap tenang. Ia memastikan pemerintah federal dan pemerintah negara bagian bekerja sama penuh untuk mengendalikan situasi.
Australia: Tinjau Ulang Perjalanan ke Wilayah Terdampak
Pemerintah Australia melalui situs resmi Smartraveller milik Department of Foreign Affairs and Trade meminta warganya mempertimbangkan kembali perjalanan ke sejumlah wilayah Meksiko.
Peringatan itu mencakup negara bagian Jalisco, termasuk kota Guadalajara dan Puerto Vallarta, menyusul operasi penegakan hukum terhadap kejahatan terorganisir. Otoritas Australia juga memperingatkan potensi gangguan transportasi, termasuk penerbangan internasional.
Menteri Pertahanan Meksiko menyebut El Mencho mengalami luka serius dalam baku tembak sebelum akhirnya meninggal saat dievakuasi ke Mexico City. Pemerintah Meksiko mengakui adanya dukungan informasi dari Amerika Serikat dalam operasi tersebut.
Akibat kerusuhan, berbagai acara besar di Jalisco dibatalkan dan kegiatan sekolah dihentikan sementara.
India dan Amerika Serikat: Warga Diminta Tetap di Dalam Ruangan
Kedutaan Besar India di Mexico City juga mengeluarkan imbauan kepada warganya untuk tetap berada di dalam ruangan menyusul aktivitas kepolisian dan blokade jalan di sejumlah wilayah.
Peringatan mencakup Jalisco, serta negara bagian lain seperti Tamaulipas, Guerrero, dan Michoacán yang dilaporkan mengalami tingkat ketegangan tinggi.
Mengutip berbagai sumber, sejumlah maskapai Amerika Utara, termasuk Air Canada, membatalkan penerbangan ke Puerto Vallarta dan bandara terdampak lainnya. Akses menuju terminal juga dilaporkan terganggu akibat blokade dan pembakaran kendaraan.
Lonjakan kekerasan ini berpotensi mengganggu arus wisatawan internasional ke Meksiko, khususnya ke destinasi populer di pesisir Pasifik. Pemerintah berbagai negara kini merekomendasikan penundaan perjalanan non-esensial ke wilayah terdampak.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, periode ketegangan semacam ini dapat berlangsung beberapa hari hingga beberapa pekan, tergantung kecepatan aparat dalam memulihkan stabilitas.
Untuk saat ini, calon wisatawan disarankan memantau travel advisory resmi sebelum memesan tiket atau berangkat ke wilayah terdampak. Update keamanan diperkirakan akan terus berubah dalam beberapa hari ke depan seiring upaya pemerintah Meksiko menormalkan keadaan.
Tag: #sejumlah #negara #keluarkan #travel #warning #meksiko #usai #tewasnya #kartel #mencho