Prabowo di Retret Kabinet: Apa yang Telah Kita Capai, Sangat Membanggakan
- Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Kabinet Merah Putih selama satu tahun lebih pemerintahannya.
Menurutnya, berbagai hal yang telah dicapai pemerintahannya hingga awal 2026 merupakan sesuatu yang membanggakan.
Apresiasi Prabowo itu disampaikan dalam retret kabinet sekaligus Taklimat Awal Tahun 2026 di Padepokan Garuda Yaksa, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).
"Apa yang kita telah capai, menurut saya sangat membanggakan. Kita maju ke hadapan rakyat dengan sesuatu strategi, strategi tertulis, strategi terukur, strategi melalui kajian puluhan tahun," ujar Prabowo dalam retret kabinet, Selasa.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo ingin agar Indonesia dapat menjadi negara yang mandiri dan berdiri di atas kekuatan sendiri.
Oleh karena itu, swasembada pangan menjadi salah satu target pemerintahannya.
"Bangsa Indonesia harus mandiri, bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri, dan di situ elemen utamanya adalah swasembada pangan. Tidak ada bangsa yang merdeka, bilamana bangsa itu tidak bisa menjamin makan untuk rakyatnya," ujar Prabowo.
Ia pun menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras pada 2025. Padahal, Prabowo menargetkan swasembada beras dapat tercapai dalam empat tahun.
"Alhamdulillah target yang saya berikan kepada tim pangan kita waktu awal pemerintahan saya pimpin adalah empat tahun untuk swasembada pangan. Alhamdulillah, pada 31 Desember 2025, waktu 24.00. Bisa kita dengan resmi mengatakan Republik Indonesia swasembada beras," ujar Prabowo.
Selain pangan, ia juga menekankan pentingnya swasembada energi agar Indonesia tidak bergantung dengan negara lain.
"Kalau kita tergantung dengan bangsa lain untuk energi kita, tidak mungkin kita makmur, tidak mungkin kita lepas dari kemiskinan," ujar Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto sesaat sebelum memberikan taklimat awal tahun dalam retreat di kediamannya di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).
Sekali lagi, Prabowo mengapresiasi kerja seluruh jajaran Kabinet Merah Putih selama ini dan kembali menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berani mengambil inisiatif demi kepentingan rakyat.
"Pemimpin sejati bukan yang menunggu perintah, tapi yang memahami arah besar dan berani bertindak," ujar Prabowo.
Tinggalkan Kepentingan Pribadi
Prabowo juga mengingatkan jajaran menteri di Kabinet Merah Putih untuk meninggalkan kepentingan pribadinya dan fokus bekerja untuk masyarakat.
Pesan Prabowo itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai retret yang digelar tertutup.
"Selalu beliau menekankan orientasi kita harus bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara, untuk kepentingan masyarakatkan. Dan beliau berharap kita meninggalkan kepentingan-kepentingan pribadi, kepentingan-kepentingan ego sektoral," ujar Prasetyo.
Pada awal 2026, Prabowo juga menghendaki jajaran Kabinet Merah Putih untuk melakukan percepatan dalam program-programnya.
Salah satu yang diungkap Prasetyo adalah percepatan groundbreaking 28 proyek yang ditargetkan dimulai pada Februari atau Maret 2026.
"Kemudian Bapak Presiden juga memberikan penekanan pada kita semua untuk terus memperkuat kerja sama di antara lintas kementerian untuk mencapai program-program besar di 2026 ini," ujar Prasetyo.
Tag: #prabowo #retret #kabinet #yang #telah #kita #capai #sangat #membanggakan