Dasco Minta Prioritaskan Penanganan Bencana Sumatera Ketimbang Bahas Pilkada
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengajak semua partai politik untuk lebih fokus menyoroti pemulihan pascabencana di Sumatera, daripada membahas sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke depan.
Dasco mengatakan, penanganan pascabencana harus tetap menjadi prioritas saat ini, termasuk memperkuat mitigasi bencana pada masa mendatang.
“Kalau kita bicara partai-partai politik, tentunya kan semua sudah menyuarakan bagaimana keinginan ke depan. Iya, kan?. Tapi kalau ditanya pada saat sekarang ini, marilah kita sama-sama semua fokus pada penanganan bencana dulu di Sumatera,” ujar Dasco di Gedung DPR RI, Selasa (6/1/2026).
“Kita tidak berharap tapi ada potensi yang kemudian mungkin nantinya harus juga dampaknya ditangani dengan baik,” imbuh dia.
Oleh karena itu, Dasco berharap seluruh partai tidak melupakan prioritas penanganan bencana, setelah menyatakan sikapnya soal sistem Pilkada mendatang.
“Oleh karena itu masalah-masalah yang sudah kemudian kemarin menjadi polemik dan kemudian sudah ada berapa sikap ya kita juga akan minta supaya kita fokus pada rencana itu,” ujar politikus Partai Gerindra itu.
Pilkada lewat DPRD
Diberitakan sebelumnya, wacana agar pemilihan kepala daerah dilakukan melalui DPRD kembali mencuat setelah disuarakan Presiden Prabowo Subianto dan Partai Golkar.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan agar mekanisme pilkada pada pemilu mendatang dilakukan melalui DPRD.
Usulan tersebut disampaikan Bahlil di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam perayaan HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025).
“Khusus menyangkut pilkada, setahun lalu kami menyampaikan kalau bisa pilkada dipilih lewat DPRD saja. Banyak pro kontra, tapi setelah kita mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPRD kabupaten/kota biar tidak lagi pusing-pusing. Saya yakin ini perlu kajian mendalam,” kata Bahlil.
Gerindra secara terbuka menyatakan dukungan terhadap usulan tersebut.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono mengatakan, partainya mendukung pemilihan kepala daerah oleh DPRD, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.
“Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” ujar Sugiono dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).
Sugiono menilai, pilkada melalui DPRD lebih efisien dari sisi anggaran dibandingkan pilkada langsung yang melibatkan seluruh pemilih.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno mengakui bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD berpotensi mengurangi hak rakyat untuk memilih secara langsung.
Namun, dia menilai usulan tersebut tetap layak dipertimbangkan.
“Kami melihatnya itu adalah sebuah usulan yang memang layak dipertimbangkan. Kami melihat adanya peningkatan intensitas di berbagai hal. Satu, politik uang. Dua, politik dinasti. Dan pada saat itu ada politik identitas yang sangat besar intensitasnya, ketika pilkada itu dilaksanakan secara langsung (dipilih rakyat),” ujar Eddy dalam Refleksi Akhir Tahun 2025 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/12/2025).
Eddy menambahkan, dengan dikembalikannya sistem pilkada melalui DPRD, berbagai ekses tersebut berpeluang untuk ditekan.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa perubahan tersebut berpotensi memunculkan penolakan dari publik.
“Memang saya akui bahwa jika masyarakat publik sudah diberikan hak untuk memilih langsung, dan kemudian haknya diambil, saya kira akan menimbulkan berbagai masukan yang menghendaki agar itu tetap melekat pada mereka,” kata Eddy.
Tag: #dasco #minta #prioritaskan #penanganan #bencana #sumatera #ketimbang #bahas #pilkada