AS Serang Venezuela, Kemlu Imbau WNI Tetap Tenang dan Waspada
Api membakar kompleks militer Fuerte Tiuna di Caracas, setelah serangan Amerika Serikat pada Sabtu (3/1/2026). Serangan ini berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Reaksi Pemimpin Dunia Usai Presiden Venezuela Ditangkap Trump(AFP)
12:14
4 Januari 2026

AS Serang Venezuela, Kemlu Imbau WNI Tetap Tenang dan Waspada

- Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) di Venezuela tetap tenang dan meningkatkan tingkat kewaspadaan setelah rangkaian ledakan yang terjadi di Ibu Kota Caracas serta wilayah lain.

“Pemerintah Indonesia mengimbau para WNI untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta terus menjalin komunikasi dengan KBRI Caracas,” kata Juru Bicara Kemlu Vahd Nabyl Mulachela saat dihubungi Kompas.com, Minggu (4/1/2026).

Vahd mengatakan, saat ini, seluruh WNI di Venezuela dilaporkan dalam keadaan aman.

Dia juga mengatakan, Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas terus memantau secara saksama perkembangan situasi di Venezuela.

“Bersama seluruh perwakilan RI di kawasan, KBRI Caracas secara aktif memastikan kondisi dan keselamatan seluruh Warga Negara Indonesia yang berada di Venezuela,” ujarnya.

Presiden Maduro ditangkap

Sebelumnya diberitakan, ketegangan Amerika Serikat-Venezuela mencapai puncaknya pada Sabtu (3/1/2026) pagi waktu setempat, ketika serangkaian ledakan mengguncang Ibu Kota Caracas dan sejumlah wilayah lain.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro bahkan ditangkap dan dibawa ke luar negeri bersama istrinya, Cilia Flores.

Serangan ini disebut sebagai operasi besar-besaran oleh Presiden AS Donald Trump, menjadi eskalasi drastis setelah berbulan-bulan tekanan militer serta ekonomi terhadap pemerintahan Maduro.

Tag:  #serang #venezuela #kemlu #imbau #tetap #tenang #waspada

KOMENTAR