Cuaca Ekstrem Sebabkan Insiden Truk di KMP Rishel, ASDP Ambil Tindakan
Truk miring di KMP Rishel akibat cuaca ekstrem. (IG Penyebrangan Pelabuhan Merak)
06:00
17 November 2025

Cuaca Ekstrem Sebabkan Insiden Truk di KMP Rishel, ASDP Ambil Tindakan

-PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan insiden sebuah truk yang hampir terguling di atas kapal laut rute Pelabuhan Merak, Banten - Pelabuhan Bakauheni, Lampung; bukan terjadi di armadanya. Melainkan di atas KMP Rishel milik PT Pelayaran Surya Timur Lines. 

Namun, berdasar informasi yang diperoleh ASDP, insiden tersebut terjadi pada pukul 22.10 WIB saat KMP Rishel akan menuju Pelabuhan Bakauheni, pada Minggu (16/11) malam akibat cuaca ekstrem

"Telah terjadi insiden truk dalam kondisi miring di atas KMP Rishel yang berlayar dari Pelabuhan Merak pada pukul 22.10 WIB menuju Pelabuhan Bakauheni, Minggu (16/11). Insiden dipicu oleh kondisi cuaca buruk dengan gelombang tinggi dan kecepatan angin mencapai 35 knot," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale kepada JawaPos.com, Minggu (16/11). 

Lebih lanjut, Windy membeberkan bahwa setelah menerima laporan, kru kapal tersebut segera melakukan pemeriksaan di dek kendaraan untuk memastikan keamanan seluruh muatan. Adapun dari hasil pengecekan, satu unit truk ditemukan dalam posisi miring dan sebagian muatan berupa gulungan besi telah jatuh. 

Hal itu sebagaimana dipengaruhi ketidakoptimalan pengamanan muatan saat kapal menghadapi cuaca ekstrem. Windy menyebut, sebagai langkah awal mitigasi, petugas kapal telah melakukan evakuasi area dan pengamanan muatan. 

"Namun, proses pengeluaran truk tidak dapat dilakukan pada siang hari karena waktu sudah tidak memungkinkan dan berpotensi mengganggu jadwal pelayanan di Dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni. Selain itu, truk berada dalam kondisi poros roda patah sehingga membutuhkan penanganan khusus," jelas Windy. 

"Muatan kemudian diturunkan kembali di area anchore (engker) untuk memulai proses penanganan bertahap. Hingga saat ini, seluruh muatan telah berhasil diturunkan, dan posisi truk kini sudah kembali berdiri serta siap untuk proses penderekan," tambah dia. 

Windy memperkirakan bahwa proses pemindahan muatan dari dalam kapal menuju area depan dermaga sebagai lokasi evakuasi sementara membutuhkan waktu sekitar dua jam, mengingat keterbatasan alat dan mobilisasi bongkar muat. 

KMP Rishel direncanakan kembali mengajukan izin sandar setelah ALS Elvina selesai melakukan bongkar anchore, dengan estimasi waktu sandar antara pukul 20.00–21.00 WIB di Dermaga 5 Pelabuhan Bakauheni. Proses evakuasi akhir truk dan muatannya akan dilakukan segera setelah kapal berada pada posisi sandar yang aman. 

"ASDP menegaskan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara hati-hati, terukur, dan berkoordinasi penuh dengan pemangku kepentingan terkait. Keselamatan awak kapal dan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama perusahaan," jelas Windy. 

"ASDP juga mengimbau para pengemudi angkutan barang untuk memastikan pengamanan muatan dilakukan secara optimal serta mengikuti arahan petugas selama proses penyeberangan demi menjaga keselamatan bersama," ucap dia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah

Tag:  #cuaca #ekstrem #sebabkan #insiden #truk #rishel #asdp #ambil #tindakan

KOMENTAR