Operasi Pencarian Korban Longsor Cilacap Dilanjutkan Hari Ini Usai Cuaca Buruk
Petugas melintas di dekat rumah warga yang terdampak bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (14/11/2025). Bencana tanah longsor yang terjadi pada Kamis (13/11/2025) malam itu menyebabkan 16 rumah tertimbun, tiga orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan 20 lainya masih dalam proses pencarian. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/agr(ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)
07:40
15 November 2025

Operasi Pencarian Korban Longsor Cilacap Dilanjutkan Hari Ini Usai Cuaca Buruk

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, akan dilanjutkan hari ini, Sabtu (15/11/2025).

Operasi SAR sempat dihentikan sementara pada Jumat (14/11/2025) pukul 16.30 WIB karena cuaca buruk.

“Operasi SAR dihentikan sementara pada pukul 16.30 WIB, karena cuaca buruk. Hujan dengan intensitas tinggi kembali turun dan tentunya berisiko serta dapat memicu longsor susulan,” kata Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, dalam keterangan resmi.

“Operasi pencarian dan pertolongan akan dilanjutkan pada Sabtu,” kata Budi.

Budi menyebutkan, kondisi cuaca merupakan tantangan yang harus disikapi dengan bijak agar tidak menimbulkan korban tambahan.

Hingga hari kedua atau pada hari Jumat, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban dengan kondisi meninggal dunia pada pukul 10.56 WIB.

“Dengan demikian, jumlah orang dalam daftar pencarian berkurang menjadi sebanyak 20 jiwa,” kata Budi.

Dalam operasi SAR, Basarnas yang ditunjuk sebagai leading sector operasi ini membagi tiga wilayah operasi (worksite).

Empat alat berat dikerahkan untuk mempercepat operasi SAR.

Adapun dalam operasi pencarian dan pertolongan ini, akan dilakukan percepatan penanganan darurat dengan penambahan alat berat sebanyak empat unit.

"Alat berat yang semula empat unit, kami minta tambah dua kali lipat menjadi delapan unit. Jika nanti masih kurang, akan kami tambah lagi alat beratnya," kata Budi.

Di sisi lain, satu ekor anjing pelacak dari unit K9 Kantor SAR Semarang juga akan diturunkan untuk membantu mendeteksi keberadaan korban dalam operasi SAR esok hari.

Selain fokus pada operasi SAR, dalam fase tanggap darurat ini secara paralel BNPB juga berkomitmen untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

BNPB menyediakan kebutuhan dasar seperti bahan makanan, tenda, selimut, dan matras.

Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi hampir merata di wilayah Kecamatan Majenang, Cilacap, pada hari Jumat hingga Minggu (16/11/2025) mendatang.

Topografi wilayah yang berbentuk cekungan menjadi salah satu potensi risiko terdampak longsor.

Inilah yang juga diduga menjadi faktor penyebab kejadian tersebut berdasarkan kaji cepat sementara di lapangan.

BNPB mengimbau warga maupun tim SAR yang sedang bertugas di lokasi untuk selalu waspada akan risiko longsor susulan.

“Jika hujan turun dengan intensitas tinggi lebih dari satu jam, warga diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman,” kata Budi.

Tag:  #operasi #pencarian #korban #longsor #cilacap #dilanjutkan #hari #usai #cuaca #buruk

KOMENTAR