Kendaraan Menuju Jakarta Bakal Dialihkan ke Tol Cisumdawu Jika Macet saat One Way, Tarif Gratis
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pelepasan one way nasional arus balik di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (6/4/2025). (KOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf)
10:40
6 April 2025

Kendaraan Menuju Jakarta Bakal Dialihkan ke Tol Cisumdawu Jika Macet saat One Way, Tarif Gratis

- Polri bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana mengalihkan kendaraan yang menuju Jakarta untuk melintasi Tol Cisumdawu.

Rencana ini akan diterapkan jika kemacetan masih terjadi setelah penerapan sistem satu arah atau one way nasional.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.

"Tentunya kita juga tetap mempersiapkan alternatif lain, apabila dengan one way nasional ini kemudian masih ada kemacetan dengan mempersiapkan strategi, yakni mempersiapkan Tol Cisumdawu untuk menjadi pengurai," ujar Listyo di Gerbang Tol Kalikangkung, Minggu (6/4/2025).

Listyo menambahkan bahwa jajaran kementerian dan lembaga terkait telah mengadakan rapat dan sepakat untuk menggratiskan tarif Tol Cisumdawu jika digunakan untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

"Dan juga kita sudah rapat apabila itu diperlukan untuk tarif tolnya akan digratiskan," kata Listyo.

Sebelumnya, Polri dan Kementerian Perhubungan telah resmi menerapkan sistem satu arah atau one way nasional menuju Jakarta dan sekitarnya di ruas jalan tol pada hari yang sama.

Kapolri menjelaskan bahwa keputusan ini diambil menyusul lonjakan jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol menuju Jakarta. "Berdasarkan hasil traffic counting yang kita ikuti mulai dari kemarin sore sampai dengan tadi malam, karena memang sudah melebihi rata-rata," ungkap Listyo saat memberikan keterangan di Gerbang Tol Kalikangkung.

Sistem satu arah ini diterapkan mulai dari Kilometer (KM) 414 Tol Kalikangkung hingga KM 70 Tol Cikampek. "Yang kemudian kita putuskan bahwa pagi ini one way nasional dilaksanakan mulai dari KM 414 sampai dengan KM 70," tambahnya.

Setelah KM 70, Polri, Kementerian Perhubungan, dan PT Jasa Marga akan menerapkan sistem contra flow hingga KM 36.

Dua lajur tol dari arah Jakarta di KM 70 hingga KM 36 akan digunakan untuk sistem contra flow. "Nanti akan dilanjutkan dengan contra-flow dua lajur di KM 70 ke KM 36 dan selanjutnya akan diatur contra-flow satu lajur dari KM 36," jelas Listyo.

Puncak arus balik Lebaran 2025 diperkirakan terjadi pada hari ini, Minggu (6/4/2025), yang menjadi salah satu alasan di balik penerapan sistem ini untuk mengurai kemacetan yang mungkin terjadi.

Editor: Tria Sutrisna

Tag:  #kendaraan #menuju #jakarta #bakal #dialihkan #cisumdawu #jika #macet #saat #tarif #gratis

KOMENTAR