Tips Memilih Parfum untuk Idul Fitri agar Jadi Pusat Perhatian Tanpa Kesan Lebay
Ilustrasi memilih parfum untuk dipakai pada momen perayaan Idul Fitri. (Istimewa)
16:54
27 Februari 2026

Tips Memilih Parfum untuk Idul Fitri agar Jadi Pusat Perhatian Tanpa Kesan Lebay

 

 

Selain busana terbaik, aroma tubuh adalah detail penting yang kerap menentukan kesan pertama saat Idul Fitri. Di momen silaturahmi yang padat, dimulai dari masih gelap dengan menjalani shalat Ied hingga open house, parfum bisa menjadi penunjang rasa percaya diri sekaligus identitas personal.

Agar tidak salah pilih, berikut tips memilih parfum jelang Lebaran yang relevan dan bisa kamu jadikan panduan setiap tahun.

1. Kenali Karakter 

Parfum idealnya merepresentasikan siapa diri sendiri Apakah termasuk sosok yang tegas dan berani? Hangat dan lembut? Atau ceria dan ekspresif?

Secara umum, karakter aroma bisa dibagi menjadi:

- Oriental/Ambery: hangat, berani, berkarisma
- Floral segar: bersih, elegan, dan ringan
- Fruity: ceria, youthful, dan energik
- Citrus sweet: segar dengan sentuhan manis lembut
- Woody/floriental: misterius dan berlapis

Menyesuaikan aroma dengan persona membuat penampilan terasa lebih utuh dan autentik.

 

2. Pilih Aroma yang Nyaman untuk Silaturahmi Seharian

Lebaran identik dengan aktivitas panjang dan cuaca yang cenderung hangat. Untuk siang hari, pilih wangi yang tidak terlalu berat agar tetap nyaman bagi orang di sekitar.

Aroma citrus, fruity, atau floral ringan biasanya aman untuk suasana keluarga. Jika ada acara malam, bisa beralih ke wangi woody atau amber yang lebih hangat dan elegan.

 

3. Perhatikan Perkembangan Aromanya

Parfum memiliki tiga lapisan aroma: top notes (awal), middle notes (inti), dan base notes (dasar). Jangan langsung menilai dari semprotan pertama.

Biarkan 15–30 menit agar tahu bagaimana aroma akhirnya menetap di kulit. Base notes seperti sandalwood, amber, vanilla, atau musk biasanya menentukan kesan yang tertinggal.

 

4. Uji Langsung di Kulit

Reaksi parfum di kulit tiap orang bisa berbeda. Uji di pergelangan tangan dan tunggu beberapa saat sebelum memutuskan. Cara ini bisa membatu menghindari aroma yang berubah terlalu tajam atau terlalu manis di kulit.

 

5. Gunakan Secukupnya

Menjadi pusat perhatian bukan berarti menyemprot berlebihan. Cukup 2–4 semprotan di titik nadi seperti leher dan pergelangan tangan. Hindari menggosok area yang sudah disemprot agar struktur aromanya tidak rusak.

 

Referensi Aroma Berdasarkan Persona

Beberapa koleksi parfum modern menghadirkan pendekatan berbasis karakter. Salah satunya lini PERSON.ALL dari Speaks To Me yang menawarkan lima varian berbeda, antara lain:

- The Fearless – karakter berani dengan nuansa hangat dan spicy
- The Dreamer – segar dan elegan dengan sentuhan floral-citrus
- The Sunshine – fruity dan ceria
- The Heart – lembut, manis, dan menenangkan
- The Elusive – kombinasi floral dan woody yang misterius

Pilihan seperti ini bisa menjadi referensi untuk menyesuaikan aroma dengan kepribadian, tanpa harus terpaku pada satu gaya saja.

Pada akhirnya, di hari yang penuh makna seperti Idul Fitri, wewangian bisa menjadi detail kecil yang memberi dampak besar. Aroma yang tepat membuatmu lebih percaya diri, nyaman berinteraksi, dan tentu saja lebih mudah diingat.

Karena pada akhirnya, menjadi pusat perhatian bukan soal tampil mencolok, melainkan tentang meninggalkan kesan yang hangat dan menyenangkan. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan

Tag:  #tips #memilih #parfum #untuk #idul #fitri #agar #jadi #pusat #perhatian #tanpa #kesan #lebay

KOMENTAR