Olahraga Berlebihan Justru Bikin Kulit Lebih Cepat Menua, Ini Kata Ahli
- Olahraga kerap dianggap sebagai rahasia awet muda. Berkeringat, aktif bergerak, dan rutin berolahraga diyakini mampu membuat tubuh lebih sehat sekaligus kulit tampak segar.
Namun, para ahli justru mengingatkan bahwa olahraga yang berlebihan dan tidak terstruktur dapat memberi dampak sebaliknya, termasuk membuat kulit terlihat lebih cepat menua.
Alih-alih menambah jam latihan atau memaksakan intensitas tinggi, kualitas dan keseimbangan olahraga justru menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan kulit, terutama seiring bertambahnya usia.
Baca juga: Tubuh Gemuk Juga Berhak Olahraga Tanpa Ejekan, Kenali Gerakan Gendut Berlari
Olahraga berlebihan picu stres dan penuaan sel
Salah satu kesalahan paling umum dalam berolahraga adalah anggapan bahwa semakin sering dan semakin berat latihan dilakukan, maka hasilnya akan semakin baik. Padahal, olahraga berlebihan justru dapat menambah beban stres pada tubuh.
Pakar longevity Gonzalo Ruíz Utrilla menjelaskan, olahraga seharusnya dirancang secara terstruktur untuk menstimulasi proses biologis yang mendukung kesehatan jangka panjang, bukan sebaliknya.
“Pendekatan ideal adalah membuat rencana olahraga yang teroptimasi, yang merangsang indikator biologis kesehatan dan umur panjang, tanpa memberikan tekanan berlebihan pada tubuh,” ujarnya, seperti dikutip Hello Magazine, Jumat (20/2/2026).
Ia menambahkan, saat seseorang berolahraga terlalu keras, terutama di usia matang, tubuh mengalami allostatic load, yaitu akumulasi kelelahan akibat stres fisik dan emosional.
Kondisi ini dapat mengaktifkan sistem saraf simpatik secara berlebihan dan memicu stres kronis.
“Stres kronis ini menghambat kemampuan tubuh untuk memperbaiki diri, meningkatkan peradangan sistemik, dan mempercepat proses penuaan sel,” kata Gonzalo.
Dampaknya tidak hanya terasa pada stamina dan pemulihan tubuh, tetapi juga terlihat jelas pada kondisi kulit yang tampak kusam, kering, dan lebih cepat berkerut.
Baca juga: Olahraga Saat Puasa Aman atau Berisiko? Dokter Ungkap Aturan Lengkapnya
Sirkulasi darah, kolagen, dan peran olahraga moderat
Berbeda dengan olahraga berlebihan, aktivitas fisik dalam kadar normal justru memberikan manfaat besar bagi kesehatan kulit.
Hal ini dijelaskan oleh dokter estetika Sofía Ruiz del Cueto, yang menekankan pentingnya sirkulasi darah dalam menjaga kulit tetap sehat.
“Saat sirkulasi darah meningkat, kulit menerima lebih banyak oksigen dan nutrisi penting,” jelasnya.
Menurut Sofía, proses ini membantu kulit membentuk kolagen dan elastin yang dibutuhkan untuk menjaga kekenyalan, sekaligus memperbaiki sel-sel kulit yang rusak.
Selain itu, olahraga juga mempercepat pembuangan racun dan limbah metabolik yang dapat memicu peradangan serta penuaan dini.
“Olahraga juga membantu mengatur kadar kortisol, hormon stres yang berperan besar dalam penuaan dini,” tambahnya.
Ia menyarankan olahraga kardio ringan hingga sedang selama tiga hingga lima hari dalam seminggu, disertai pola makan seimbang, asupan protein dan antioksidan yang cukup, serta hidrasi yang optimal.
Terlalu keras berolahraga bisa membuat kulit tampak lebih tua
Meski bermanfaat, olahraga tetap memiliki batas aman. Menurut Sofía, latihan yang berlebihan justru mempercepat oksidasi sel dan meningkatkan peradangan di dalam tubuh.
“Terlalu banyak olahraga dapat mempercepat kerusakan sel dan memperburuk inflamasi, yang berdampak langsung pada penuaan kulit,” ujarnya.
Ia pun memberikan dua prinsip sederhana yang sering diabaikan, yaitu memastikan tubuh terhidrasi sebelum, selama, dan setelah olahraga. Kedua, hindari berolahraga di bawah paparan sinar UV tinggi atau suhu ekstrem.
Kombinasi dehidrasi, panas, dan stres fisik berlebihan dapat membuat kulit kehilangan elastisitas dan tampak lebih lelah dari usia sebenarnya.
Latihan kekuatan lebih efektif untuk anti-aging
Di tengah anggapan bahwa latihan berdampak tinggi mempercepat penuaan, pelatih kebugaran dan ahli CrossFit Jesús Valor justru meluruskan pemahaman tersebut.
“Latihan berdampak bukan berarti melompat tanpa henti, melainkan latihan yang membuat tulang, sendi, dan otot benar-benar terstimulasi,” jelasnya.
Baca juga: Olahraga Intensitas Tinggi Perlu Persiapan, Kenali Dulu Kondisi Jantung
Valor menilai, latihan kekuatan sangat dianjurkan, terutama bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun atau perempuan yang mengalami penurunan hormon estrogen akibat menopause.
“Tidak ada bukti ilmiah bahwa latihan berdampak, jika dilakukan secara moderat, mempercepat penuaan kulit,” tegasnya.
Ia menambahkan, otot merupakan organ endokrin yang mengirimkan sinyal penting ke seluruh tubuh.
Maka dari itu, latihan kekuatan yang disesuaikan dengan kemampuan individu justru membantu memperlambat proses penuaan, termasuk menjaga kulit tetap sehat.
Alih-alih menambah jam latihan atau memaksakan intensitas tinggi, keseimbangan dan kualitas olahraga menjadi kunci untuk menjaga kulit tetap awet muda.
Olahraga yang terlalu berlebihan dapat memicu stres kronis dan penuaan dini, sementara latihan moderat dan terencana justru membantu meningkatkan sirkulasi, produksi kolagen, dan kesehatan kulit secara menyeluruh.
Baca juga: Bukan Cuma Sehat, Olahraga Bisa Bikin Kulit Glowing Menurut Dokter
Tag: #olahraga #berlebihan #justru #bikin #kulit #lebih #cepat #menua #kata #ahli