Penyebab Kulit Siku Kering dan Gatal, serta Cara Mengatasinya
- Siku sering jadi area yang “terlupakan” dalam rutinitas perawatan tubuh. Padahal, bagian ini termasuk yang paling mudah terasa kering, kasar, bahkan tampak keabu-abuan. Kabar baiknya, siku kering adalah masalah yang sangat umum dan dengan perawatan yang tepat, tampilannya bisa kembali halus dan cerah.
Kulit di area siku cenderung lebih tebal dan sering mengalami gesekan, dari meja kerja, pakaian, hingga aktivitas sehari-hari. Tak heran jika kelembapannya lebih cepat hilang dibanding area tubuh lain. Pada beberapa orang, siku kering bahkan tampak lebih gelap atau bersisik.
Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini tidak berbahaya dan bisa diatasi dengan perawatan rutin di rumah. Namun jika kekeringan terasa ekstrem, gatal, atau tidak membaik, bisa jadi ada kondisi kulit tertentu yang mendasarinya.
Baca juga: 7 Urutan Skincare Pagi untuk Kulit Kering Menurut Dokter Kulit
Faktor yang membuat kulit siku mudah kering
Ada beberapa faktor yang sering menjadi penyebabnya:
1. Cuaca dan lingkungan
Udara dingin dan kering dapat menarik kelembapan alami kulit. Jika kamu sering berada di ruangan ber-AC atau daerah bersuhu rendah, siku bisa jadi area pertama yang terasa kasar.
2. Paparan air dan klorin
Terlalu sering mandi air panas atau berenang di kolam berklorin bisa mengikis lapisan pelindung kulit. Akibatnya, kulit siku menjadi lebih mudah kering.
3. Jenis pakaian
Beberapa bahan kain, baik alami maupun sintetis dapat memicu iritasi pada kulit sensitif. Gesekan berulang juga memperparah kekeringan.
Baca juga: Cara Mencegah Rambut Rusak akibat Klorin di Kolam Renang
4. Pertambahan usia
Seiring waktu, produksi minyak alami kulit menurun. Kulit menjadi lebih tipis dan mudah kehilangan kelembapan, termasuk di area siku.
5. Kebiasaan merokok
Nikotin mengurangi aliran darah ke kulit, membuatnya lebih mudah kering dan kusam.
6. Produk perawatan yang terlalu keras
Sabun dengan kandungan pembersih kuat dapat merusak skin barrier dan mempercepat kulit terasa kaku serta bersisik.
7. Kondisi kulit tertentu
Jika siku sangat kering, gatal, menebal, atau bersisik tegas, bisa terkait dengan kondisi seperti dermatitis atau gangguan kulit kronis lainnya — yang sebaiknya dikonsultasikan ke tenaga medis.
Baca juga: 2 Cara Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-pecah agar Tetap Lembap
Pelembab bisa mencegah keriput datang lebih dini.
Cara merawat siku agar lembut dan halus
Kunci utama mengatasi siku kering adalah hidrasi dan proteksi. Bukan hanya melembapkan, tapi juga mengunci kelembapan di dalam kulit.
1. Cari produk pelembab dengan kombinasi:
- Humektan : menarik air ke dalam kulit (misalnya gliserin dan asam hialuronat)
- Emolien: menghaluskan permukaan kulit
- Oklusif : mengunci kelembapan agar tidak cepat menguap
Body butter, krim kental, minyak tubuh, shea butter, cocoa butter, dan gel lidah buaya bisa menjadi pilihan efektif untuk area siku. Sebaiknya oleskan pelembap segera setelah mandi saat kulit masih sedikit lembap agar penyerapan lebih optimal.
Baca juga: 9 Cara Mencerahkan Lutut yang Gelap, Jangan Discrub
2. Perhatikan reaksi kulit terhadap pakaian
Jika siku terasa makin gatal atau kasar setelah memakai bahan tertentu, cobalah mengganti jenis kain. Pilih tekstil yang lebih lembut dan tidak terlalu kasar di kulit.
3. Ubah kebiasaan mandi
Jika kulit selalu kering, coba kurangi durasi mandi air panas, gunakan sabun yang lembut dan tidak membuat kulit terasa “ketarik” dan hindari menggosok siku terlalu keras.
4. Kurangi iritasi dari dalam dan luar
Hentikan merokok bila memungkinkan, kelola stres karena stres dapat memperburuk kondisi kulit sensitif, jika obat tertentu membuat kulit makin kering, diskusikan alternatif obat lain dengan dokter.
5. Rutinitas singkat prawatan siku
Setiap 2 kali seminggu lalukan eksfoliasi lembut di area siku, bilas dengan air hangat, lalu oleskan krim pelembab yang tebal.
Baca juga: 6 Cara Memutihkan Kulit Siku dengan Bahan Rumahan
Tag: #penyebab #kulit #siku #kering #gatal #serta #cara #mengatasinya