Jaket Adidas Bergaya Mandarin Laris Saat Imlek, Dibanderol hingga Rp 6 Jutaan
Tangkapan layar akun Instagram Kaylin Hsieh @kaylinhsieh. Jaket Adidas bergaya Mandarin yang viral di TikTok menjelang Imlek kini ludes di China dan dijual kembali hingga Rp 6 jutaan.(Instagram/@kaylinhsieh)
08:40
18 Februari 2026

Jaket Adidas Bergaya Mandarin Laris Saat Imlek, Dibanderol hingga Rp 6 Jutaan

Sebuah jaket Adidas bergaya Mandarin mendadak viral di TikTok dan Instagram dan dijuluki sebagai “Chinese New Year jacket”, meski tidak secara resmi dipasarkan khusus untuk perayaan Imlek.

Produk bernama Adidas Chinese Track Top ini pertama kali mencuri perhatian setelah tampil di Shanghai Fashion Week pada Oktober 2025 dan sejak itu menjadi buruan anak muda, terutama Gen Z.

Melansir CNN (17/2/2026), jaket ini telah terjual habis di sejumlah toko Adidas di kota-kota besar di China, bahkan sulit ditemukan dalam beberapa pilihan warna.

Di situs penjualan ulang seperti StockX, harganya melonjak hingga 400 dollar AS atau sekitar Rp 6 jutaan, menjadikannya salah satu item fesyen paling dicari menjelang Tahun Baru China.

Baca juga: Makna Gong Xi Fa Cai dan 30 Pilihan Ucapan Imlek 2026 yang Penuh Doa

Terinspirasi pakaian tradisional China

Setiap perayaan Imlek, banyak merek merilis produk bertema shio atau warna merah. Namun, jaket Adidas ini tampil berbeda karena tidak menggunakan motif naga atau simbol zodiak yang umum.

Desainnya terinspirasi dari Tang suit, pakaian tradisional China yang populer sejak Dinasti Qing.

Ciri khasnya terlihat pada kancing simpul hias yang disebut pankou serta kerah berdiri model Mandarin.

Model China He Cong terlihat mengenakan jaket ini dalam materi promosi, yang kemudian ikut mendorong popularitasnya di media sosial.

Beberapa video tentang jaket ini viral dan ditonton jutaan kali.

Salah satu video berjudul “POV: your dad just came back from China” telah ditonton lebih dari 2,6 juta kali, sementara video lain yang menampilkan seorang perempuan mengenakan versi abu-abu gelap meraih lebih dari satu juta tayangan.

Baca juga: Unik, Draco Malfoy hingga Kuda Menangis Jadi Simbol Imlek 2026

Sejalan dengan tren “New Chinese Style”

Tangkapan layar akun Instagram Adidas Hong Kong @adidashk. Jaket Adidas bergaya Mandarin yang viral di TikTok menjelang Imlek kini ludes di China dan dijual kembali hingga Rp 6 jutaan.Instagram/@adidashk Tangkapan layar akun Instagram Adidas Hong Kong @adidashk. Jaket Adidas bergaya Mandarin yang viral di TikTok menjelang Imlek kini ludes di China dan dijual kembali hingga Rp 6 jutaan.

Popularitas jaket ini tidak muncul begitu saja. Menurut CNN, tren “xinzhongshi” atau new Chinese style sedang berkembang di kalangan anak muda China dalam beberapa tahun terakhir.

Tren ini memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern sebagai bentuk kebanggaan terhadap identitas budaya.

Sejarawan desain dari Royal College of Art Inggris, Sarah Cheang, mengatakan jaket ini hadir di waktu yang tepat.

“Desainnya menawarkan alternatif yang segar dari motif naga yang stereotip,” ujar Cheang.

Ia menilai kemiripan dengan Tang suit membantu menggeser citra dari simbol agresif dan mitologi menjadi lebih dekat dengan tradisi yang menekankan keseimbangan dan refleksi diri, seperti tai chi.

Baca juga: Kenapa Jeruk Wajib Ada Saat Imlek? Ternyata Ini Makna Keberuntungannya

Bukan sekadar tren sesaat

Adidas menyatakan bahwa jaket ini dirancang oleh tim desain mereka di Shanghai dengan target konsumen China sebagai bagian dari strategi lokalisasi.

Upaya tersebut tampaknya membuahkan hasil karena Adidas melaporkan kenaikan pendapatan 10 persen di China pada 2024, setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam pada 2022.

Namun, penjualan jaket ini meluas hingga luar China. Fenomena ini juga beriringan dengan tren media sosial yang menunjukkan meningkatnya minat Gen Z Barat terhadap budaya China, mulai dari fesyen hingga gaya hidup.

Pendiri agensi kreatif Boh Project di Shanghai, Bohan Qiu, menyebut jaket ini hadir pada momen yang tepat.

“Ini hadir pada momen tren ‘becoming Chinese’ di Barat dan pergeseran citra positif China,” kata Qiu.

Ia menilai jaket tersebut menjadi pintu masuk yang mudah bagi banyak orang untuk mengenal gaya China tanpa terasa berlebihan.

Baca juga: Anggrek Laris Saat Imlek, Ini Makna dan Simbol Keberuntungannya

Lebih dari sekadar jaket

Di media sosial, jaket ini juga menjadi simbol identitas, terutama di kalangan diaspora Asia. Kombinasi merek global yang kuat dengan elemen desain tradisional China membuat produk ini terasa akrab sekaligus unik.

Popularitas Adidas Chinese Track Top menunjukkan bahwa fesyen bukan hanya soal pakaian, tetapi juga tentang identitas, kebanggaan budaya, dan momen sosial yang tepat.

Jaket ini akhirnya bukan sekadar tren Imlek, tetapi menjadi simbol bagaimana budaya tradisional bisa tampil modern dan diterima secara global.

Tag:  #jaket #adidas #bergaya #mandarin #laris #saat #imlek #dibanderol #hingga #jutaan

KOMENTAR