Daftar Kode Terselubung dalam Epstein Files, Ada Pizza hingga Ice Cream
Tampaknya, demi mengelabui publik dan memudahkan segala bisnisnya, Jeffrey Epstein memilih untuk menggunakan sederet kode rahasia di dalam dokumennya, seperti pizza, ice cream, dan jenis makanan lainnya.
Dilihat dari potongan kalimat yang menyertai kode tersebut, banyak orang menilai bahwa istilah ini digunakan untuk perdagangan seks antara Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell. Ada juga yang mengaitkanya dengan praktif pedofilia.
Arti kode rahasia dalam Epstein Files
Berikut adalah kode rahasia yang ada dalam Epstein Files, beberapa di antaranya bahkan disebutkan hingga ribuan kali. Arti kode rahasia ini mengacu pada Federal Bureau of Investigation Intelligence Bulletin.
- Hotdog: Boy / anak laki-laki
- Pizza: Girl / anak perempuan
- Cheese: Little girl / bayi perempuan
- Pasta: Little boy / bayi laki-laki
- Ice cream: Male prostitute / prostitusi pria
- Walnut: Person of colour / orang dengan warna kulit tertentu
- Map: Semen / sperma
- Sauce: Orgy / kegiatan seksual yang dilakukan bersama
Salah satu contoh isi dokumen yang memicu kecurigaan adalah penggunaan kata cheese dalam sebuah email dari Jeffrey Epstein oleh seseorang pada hari Kamis, 16 Juli 2009 lalu.
“Haha, besok kamu mau kirim keju sayuran (veggie cream cheese)? Aku bisa mencarikannya sekarang,” tulis Jeffrey dalam email nya.
Email tersebut dianggap mencurigakan jika hanya dinilai sebagai email pemberian cheese atau kegiatan transaksional makanan lainnya.
Istilah pizza juga sempat ditemukan dalam sebuah email yang dikirim untuk Bobby Slayton dengan identitas pengirim dan penerima yang disensor.
“Pesan pizza untuk Bobby Slayton,” tulis dokumen tertanggal Mei 2017. Bobby merupakan seorang aktor, penulis, dan juga stand up comedian asal Amerika. Nama Bobby juga terseret dalam bagian lain dokumen.
“Bobby Slayton secara rutin saling berkirim pesan dengan finansier yang tercemar tersebut, sebagaimana terlihat dalam cuplikan tangkapan layar pesan teks dan email,” tulisnya. Nama Slayton bahkan muncul lebih dari 2.000 kali di dalam dokumen, termasuk ketika ia mengucapkan terima kasih pada Epstein yang mengizinkannya menginap di sebuah apartemen di New York City ketika tour.
Kementerian Hukum Amerika Serikat merilis jutaan dokumen baru terkait kasus Jeffrey Epstein pada 30 Januari. Epstein sendiri merupakan terpidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang meninggal dunia pada 2019 akibat bunuh diri. Publikasi dokumen ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah sejak Kongres AS mengesahkan undang-undang transparansi berkas Epstein pada November 2025.
Dalam rilis terbaru tersebut, pemerintah AS membuka sekitar tiga juta halaman dokumen yang mencakup lebih dari 180 ribu foto serta sekitar 2.000 video. Sejumlah nama tokoh dunia tercantum berulang kali dalam berkas tersebut, termasuk mantan Presiden AS Donald Trump, pengusaha Elon Musk, serta Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor dari Kerajaan Inggris.
Penelusuran katalog dokumen dengan kata kunci “Indonesia” menemukan sedikitnya 902 berkas yang memuat nama sejumlah pejabat dan pengusaha asal Indonesia. Meski demikian, kemunculan nama-nama tersebut tidak memicu kontroversi luas seperti yang terjadi di Amerika Serikat, Inggris, maupun negara lain.
Hingga kini, belum ditemukan bukti yang menunjukkan adanya keterlibatan langsung tokoh-tokoh Indonesia dengan Jeffrey Epstein. Akademisi hukum pidana Universitas Gadjah Mada, Muhammad Fatahillah Akbar, menegaskan bahwa keberadaan nama dalam dokumen tersebut tidak otomatis menandakan keterlibatan dalam tindak pidana.
Saking banyakya jumlah dokumen Epstein, sampai saat ini informais yang beredar masih scara berkala. Jika Anda penasaran dengan isi lengkapnya, Epstein Files bisa diunduh secara bebas melalui link milik U.S. Department of Justice berikut ini https://www.justice.gov/epstein
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Tag: #daftar #kode #terselubung #dalam #epstein #files #pizza #hingga #cream