7 Tips Pilates agar Latihan Lebih Efektif dan Hasilnya Maksimal
- Pilates dikenal sebagai olahraga low impact yang efektif memperkuat otot inti, meningkatkan fleksibilitas, sekaligus melatih kesadaran tubuh.
Meski terlihat tenang dan santai, latihan pilates bisa memberikan hasil signifikan bila dilakukan dengan teknik yang tepat.
Beberapa instruktur pilates menekankan, hasil maksimal bukan soal seberapa keras bergerak, melainkan seberapa sadar tubuh bekerja di setiap gerakan. Berikut tips agar hasil latihan pilates kamu lebih optimal.
7 Tips agar hasil latihan pilates efektif dan maksimal
1. Beri tahu kondisi tubuh sebelum kelas dimulai
Berkomunikasi dengan instruktur sebelum kelas adalah langkah penting yang sering diabaikan.
Dengan menyampaikan kondisi tubuh, cedera, atau keterbatasan gerak, instruktur dapat menyesuaikan latihan.
Baca juga: Antara Pilates Reformer, Tower, atau Matras, Mana yang Terbaik Untuk Kamu?
“Semakin banyak informasi yang diberikan peserta sebelum kelas, semakin besar peluang instruktur membantu mereka berlatih dengan aman dan efektif,” ujar Kathy Bambace Salvo, direktur Evolve Yoga, Pilates, dan Barre Programming di Chelsea Piers Fitness, seperti dikutip Women’s Health, Jumat (30/12026).
2. Utamakan teknik, bukan sekadar meniru gerakan
Dalam pilates, bentuk gerakan jauh lebih penting daripada terlihat benar secara visual.
Terlalu sering menoleh ke instruktur justru bisa mengganggu postur dan keseimbangan tubuh.
Salvo menjelaskan, pilates sangat bergantung pada alignment. Kesalahan kecil pada posisi kepala atau tulang belakang bisa mengurangi aktivasi otot inti dan meningkatkan risiko ketegangan leher.
Baca juga: 6 Manfaat Latihan Pilates, Apa Saja?
3. Sinkronkan gerakan dengan napas
Bernapas dengan benar adalah fondasi pilates. Setiap tarikan dan hembusan napas membantu mengaktifkan otot inti sekaligus meningkatkan fokus mental.
“Pernapasan menciptakan koneksi pikiran dan tubuh yang kuat. Ini bukan hanya soal oksigen, tetapi bagaimana tubuh bekerja lebih efisien,” jelas master trainer bersertifikasi PMA dan BASI di Club Pilates, Shepherd Joseph.
4. Kendalikan alat dan gerakan tubuh
Bagi pengguna reformer, suara carriage yang terlalu berisik sering menjadi tanda kurangnya kontrol otot inti. Semakin tenang gerakan alat, semakin baik keterlibatan otot.
Menurut Salvo, kemampuan menjaga carriage tetap stabil menunjukkan bahwa otot inti bekerja secara optimal dan tubuh bergerak dengan kesadaran penuh.
Baca juga: Aneka Jenis Pilates dan Manfaatnya, Mana yang Cocok?
5. Lakukan gerakan secara perlahan dan terkontrol
Pilates bukan latihan yang mengandalkan kecepatan. Gerakan yang dilakukan perlahan justru meningkatkan resistensi dan melibatkan lebih banyak kelompok otot.
“Pilates adalah latihan berbasis resistensi. Bergerak terlalu cepat membuat otot tidak bekerja maksimal,” ungkap Joseph.
6. Jangan takut dengan rasa gemetar
Gemetar saat pilates adalah hal wajar dan sering disalahartikan sebagai tanda kelemahan. Padahal, itu menandakan otot sedang aktif bekerja.
“Kamu justru ingin mencapai fase gemetar itu. Di situlah otot mulai benar-benar terlatih,” ujar Salvo.
Ia menyarankan untuk tetap bernapas dalam dan mempertahankan fokus saat sensasi ini muncul.
Baca juga: Pilates untuk Pemula, Cara Aman hingga Manfaatnya Menurut Instruktur
7. Latih sikap welas asih pada diri sendiri
Pilates menuntut kesabaran dan proses. Terutama bagi pemula, penting untuk tidak menghakimi kemampuan diri sendiri.
“Datang ke kelas dan meluangkan waktu untuk tubuh saja sudah pencapaian besar,” kata Joseph.
Sikap lembut pada diri sendiri membantu menikmati proses belajar dan membuat latihan terasa lebih berkelanjutan.
Dengan teknik yang tepat, napas yang terjaga, dan sikap yang penuh kesadaran, pilates bisa memberi manfaat optimal bagi tubuh dan pikiran. Kuncinya adalah konsistensi dan kualitas gerakan.
Baca juga: Rahasia Kim Kardashian Tetap Bugar di Usia 44 Tahun, Pilates Seminggu Sekali
Tag: #tips #pilates #agar #latihan #lebih #efektif #hasilnya #maksimal