Bahaya Konsultasi ke AI Pakai Data Apple Watch
Ilustrasi saat detak jantung cepat. Gula darah rendah (hipoglikemia) terjadi ketika kadarnya kurang dari 70 mg/dL. Ini bisa menyebabkan gejala, seperti gemetar dan detak jantung cepat.(Dok. SHUTTERSTOCK)
17:21
31 Januari 2026

Bahaya Konsultasi ke AI Pakai Data Apple Watch

– Memiliki jam tangan pintar, seperti Apple Watch yang merekam segala aktivitas tubuh memang memudahkan.

Namun, hati-hati jika Anda berniat menggunakan chatbot AI untuk menerjemahkan data tersebut.

Eksperimen terbaru menunjukkan bahwa meminta AI seperti ChatGPT untuk menganalisis data kesehatan mentah bisa saja berujung fatal.

Pengalaman kurang mengenakkan ini dibuktikan sendiri oleh seorang kolumnis teknologi dari harian The Washington Post.

Niat hati ingin mengetahui kondisi tubuhnya lewat analisis instan, ia justru dibuat panik karena "divonis" memiliki kelainan jantung serius oleh AI.

Eksperimen ini bermula ketika sang kolumnis mencoba mengekspor seluruh data kesehatannya dari Apple Watch.

Data tersebut berbentuk file XML berisi ribuan baris angka. Ia kemudian memasukkan data mentah itu ke ChatGPT untuk dianalisis.

Prompt-nya sederhana, cari apakah ada pola aneh atau masalah kesehatan dalam data tersebut.

Jawaban yang diberikan ChatGPT cukup bikin jantungan. AI buatan OpenAI tersebut menyimpulkan bahwa pengguna memiliki masalah kardiovaskular.

Baca juga: TWS Apple AirPods Pro 3 Resmi, Bisa Monitor Detak Jantung dan Terjemahan Langsung

ChatGPT menyoroti adanya pola penurunan detak jantung yang ekstrem pada waktu-waktu tertentu, seolah-olah jantung pengguna berhenti atau melambat secara tidak wajar.

Beruntung, pengguna tersebut tidak langsung panik. Ia melakukan pengecekan ulang secara manual terhadap file XML miliknya.

Hasilnya? Diagnosis AI itu 100 persen salah. ChatGPT ternyata gagal memahami struktur bahasa pemrograman dalam file XML Apple.

Dalam data file XML Apple Health, angka "nol" atau celah kosong sering kali hanya berfungsi sebagai penanda atau pemisah antar-sesi pelacakan, bukan berarti jantung berhenti berdetak.

ChatGPT gagal memahami konteks teknis ini. Ia menelan mentah-mentah angka nol tersebut sebagai data medis sungguhan.

Kondisi jantung pengguna tersebut nyatanya sehat walafiat, dikutip KompasTekno dari 9to5mac.

Baca juga: Riset OpenAI Ungkap Penyebab Chatbot Sering Halusinasi

Jangan asal percaya

Insiden ini menyoroti kelemahan fatal dari model bahasa besar (Large Language Model, LLM).

AI sering kali mengalami "halusinasi". Artinya, mereka bisa memberikan jawaban yang terdengar sangat meyakinkan, logis, dan percaya diri, padahal isinya ngawur.

Dalam konteks medis, kesalahan tafsir semacam ini sangat berbahaya.

Bayangkan jika pengguna awam menelan mentah-mentah informasi tersebut. Hal ini bisa memicu kecemasan berlebih (health anxiety) atau keputusan pengobatan yang salah.

Meski fitur pemantau kesehatan di Apple Watch sangat canggih, data yang dihasilkannya butuh bantuan dokter untuk bisa dibaca dengan benar.

Mengandalkan interpretasi mentah dari chatbot yang suka "berhalusinasi" sama saja dengan mencari penyakit atau mencari kepanikan yang tidak perlu.

Jika Anda merasa ada yang aneh dengan grafik kesehatan di jam tangan pintar, bawalah data tersebut ke tenaga medis profesional, bukan ke chatbot.

Baca juga: Fans GTA 6 Sakit Parah Minta Main Lebih Awal, Ini Respons Rockstar

Tag:  #bahaya #konsultasi #pakai #data #apple #watch

KOMENTAR