Government Shutdown AS Kali Ini Berbeda dan Tak Akan Lama, Kenapa?
Gedung Capitol Amerika Serikat saat diguyur hujan pada hari kedelapan government shutdown, di Washington DC, 8 Oktober 2025.(AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
16:36
31 Januari 2026

Government Shutdown AS Kali Ini Berbeda dan Tak Akan Lama, Kenapa?

- Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengalami penghentian sebagian operasional federal atau partial government shutdown pada Sabtu (31/1/2026), setelah tenggat pengesahan anggaran tahun fiskal 2026 terlewati tanpa kesepakatan di Kongres.

Penutupan ini terjadi di tengah kebuntuan pembahasan anggaran, terutama terkait pendanaan bagi Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS).

Kebuntuan dipicu kemarahan Partai Demokrat atas insiden penembakan dua demonstran oleh agen imigrasi federal (ICE) di Minneapolis.

Baca juga: Trump Akhiri Shutdown Terlama AS, Negara Bangkit dari Mati Suri

“Alih-alih mengejar penyelundup narkoba, predator anak, dan pedagang orang, Pemerintahan Trump membuang sumber daya berharga untuk menargetkan demonstran damai di Chicago dan Minneapolis,” tulis Ketua Fraksi Minoritas Demokrat di Senat, Dick Durbin, dalam unggahannya di media sosial.

“Pemerintahan ini terus membuat warga Amerika kurang aman,” lanjutnya, dikutip dari kantor berita AFP.

Shutdown kali ini berbeda dan singkat

Papan yang menandakan lokasi tutup karena Amerika Serikat mengalami government shutdown atau penghentian kegiatan pemerintah federal, terpampang di Galeri Seni Nasional, Washington DC, 6 Oktober 2025.AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS Papan yang menandakan lokasi tutup karena Amerika Serikat mengalami government shutdown atau penghentian kegiatan pemerintah federal, terpampang di Galeri Seni Nasional, Washington DC, 6 Oktober 2025.Meski shutdown sudah resmi diberlakukan, gangguan terhadap layanan pemerintahan diperkirakan bersifat terbatas.

Sekitar tiga perempat dari operasional federal terdampak, termasuk layanan di sektor pendidikan, kesehatan, perumahan, dan pertahanan, yang mulai menerapkan penghentian bertahap sejak Sabtu malam.

Namun, pemimpin Kongres dari Partai Republik dan Demokrat sepakat bahwa shutdown kali ini kemungkinan hanya berlangsung singkat.

DPR dijadwalkan kembali bersidang pada awal pekan depan untuk mengesahkan paket anggaran yang sebelumnya telah disetujui oleh Senat.

Jika disetujui, maka operasional lembaga federal, kontraktor pemerintah, dan pegawai negeri sipil akan kembali berjalan normal dalam beberapa hari.

Sebaliknya, bila kebuntuan berlanjut, puluhan ribu pegawai federal berisiko menghadapi cuti tanpa bayaran atau tetap bekerja tanpa gaji hingga anggaran disahkan.

Baca juga: Akhir Shutdown Terpanjang AS: Ini 3 Fakta Politik di Baliknya

Pada Jumat (30/1/2026) malam, Senat berhasil meloloskan lima rancangan undang-undang anggaran untuk mendanai sebagian besar lembaga pemerintahan hingga September.

Dalam paket itu juga disertakan pendanaan sementara selama dua pekan untuk DHS, guna memberi waktu tambahan bagi negosiasi terkait isu imigrasi.

Sementara Senat bergerak menyelesaikan pembahasan, DPR masih berada dalam masa reses dan dijadwalkan kembali bersidang pada Senin (2/2/2026).

Presiden AS Donald Trump telah menyatakan dukungan terhadap kesepakatan anggaran versi Senat dan mendorong DPR untuk segera menyusul.

Trump juga memberi sinyal enggan menghadapi shutdown berkepanjangan, mengingat penutupan sebelumnya pada musim gugur tahun lalu berlangsung lebih dari satu bulan.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Government Shutdown dan Dampaknya di AS bila Terjadi

Tag:  #government #shutdown #kali #berbeda #akan #lama #kenapa

KOMENTAR