Membelai Hewan Peliharaan Bisa Kurangi Stres, Sudah Coba?
Makna di balik tatapan anjing peliharaan.(Shutterstock/flopac87)
20:30
27 Januari 2026

Membelai Hewan Peliharaan Bisa Kurangi Stres, Sudah Coba?

- Bermain atau sekadar membelai hewan peliharaan bukan hanya menghadirkan rasa nyaman, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesehatan mental.

Sejumlah penelitian menunjukkan, interaksi sederhana dengan hewan seperti kucing atau anjing dapat menurunkan kadar hormon stres kortisol,

Selain bermain dengan hewan-hewan kesayangan, dikutip dari Medichecks, ada beberapa cara unik yang dapat dilakukan, yang bisa membantu mengurangi stres. Apa saja?

1. Mengunyah permen karet

Permen karet tidak hanya bermanfaat untuk menyegarkan napas atau menjaga kesehatan mulut, tetapi juga bisa membantu meredakan stres, menurut sebuah penelitian berjudul "Chewing Gum and Stress Reduction" dari Andrew P Smith dalam Journal of Clinical and Translational Research pada tahun 2016.

Studi menemukan bahwa sebagian orang merasa lebih rileks ketika rutin mengunyah permen karet dalam jangka waktu tertentu. 

Baca juga: Mitos Permen Karet: Benarkah Bisa Membuat Rahang Lebih Tegas?

Mengunyah Permen Karet Bisa Melepaskan Ribuan Mikroplastik ke Dalam Air Liur.Freepik Mengunyah Permen Karet Bisa Melepaskan Ribuan Mikroplastik ke Dalam Air Liur.

Aktivitas mengunyah dikaitkan dengan peningkatan konsentrasi dan daya ingat. Ini dapat membantu seseorang tetap fokus sekaligus menurunkan rasa cemas.

Selain itu, gerakan mengunyah yang berulang dapat menjadi bentuk pengalihan perhatian yang penuh kesadaran, seperti teknik grounding. Rasa permen karet dan gerakan fisik saat mengunyah membantu mengalihkan pikiran dari hal-hal yang memicu stres.

Baca juga: Apakah Permen Karet Buruk untuk Kesehatan? Ini Kata Dokter Gigi

2. Membelai hewan peliharaan

Penelitian menunjukkan bahwa kehadiran anjing peliharaan dapat membantu menurunkan tingkat stres. Bahkan, membelai anjing selama 10 menit dikaitkan dengan penurunan kadar kortisol dalam air liur.

Interaksi dengan anjing dapat meningkatkan hormon oksitosin, yang berkaitan dengan rasa bahagia. Sebab, anjing dapat meningkatkan hormon oksitosin sampai 30 persen hanya dengan tatapannya.

Mengelus hewan berbulu juga memberi efek menenangkan dan bisa menjadi teknik grounding alami, menurut studi berjudul "Calming Effects of Touch in Human, Animal, and Robotic Interaction--Scientific State-of-the-Art and Technical Advances" oleh Monika Eckstein, dkk, pada tahun 2020.

3. Penuhi kebutuhan vitamin C harian

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen vitamin C dapat menekan pelepasan kortisol yang berkaitan dengan stres. 

Vitamin C berperan dalam banyak fungsi tubuh, seperti mendukung sistem imun, menekan peradangan, dan membantu penyerapan zat besi. Fungsi-fungsi ini turut berkontribusi dalam membantu tubuh menghadapi tekanan.

Baca juga: Waspadai 6 Kebiasaan Kecil yang Bisa Memicu Kecemasan, Apa Saja?

4. Picu rasa kagum dengan pergi keluar rumah

Ilustrasi matahari terbenam di Tanah Lot, Bali. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca Provinsi Bali untuk Kamis (30/10/2025). Berdasarkan laporan BMKG, sebagian besar wilayah Bali akan mengalami cuaca cerah berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang di beberapa kabupaten.Dok. Unsplash/bckfwd Ilustrasi matahari terbenam di Tanah Lot, Bali. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca Provinsi Bali untuk Kamis (30/10/2025). Berdasarkan laporan BMKG, sebagian besar wilayah Bali akan mengalami cuaca cerah berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang di beberapa kabupaten.

Berada di luar ruangan mungkin terdengar biasa, tetapi mengalami rasa kagum terhadap alam atau lingkungan sekitar memberi dampak yang lebih mendalam.

Rasa kagum adalah emosi kuat yang muncul saat menyaksikan sesuatu yang terasa luas, indah, atau luar biasa. Ini bisa dipicu oleh beragam pengalaman, entah itu keindahan alam seperi matahari terbenam atau danau, mendengar musik secara langsung, atau menikmati sebuah puisi.

Mengalami rasa kagum membantu seseorang melihat gambaran besar kehidupan, sehingga masalah pribadi terasa lebih kecil. Ibaratnya, kamu hanyalah seekor ikan kecil yang berenang dalam sebuah kolam yang sangat besar.

Baca juga: Terapi Hutan, Bagaimana dan Apa Manfaatnya untuk Kesehatan

Ilustrasi manfaat menari bagi anak-anak.iStockPhoto/urbazon Ilustrasi manfaat menari bagi anak-anak.

5. Menari

Menari bisa menjadi cara menyenangkan untuk melepas ketegangan. Aktivitas ini memicu pelepasan endorfin dan bahkan digunakan sebagai terapi untuk membantu perbaikan emosional dan pengurangan tingkat stres.

Menari bisa menjadi sarana untuk mengekspresikan diri dan kreativitas, yang mana ini dapat meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu kita juga bisa bergabung dengan klub atau komunitas tari sehingga ikatan sosial lebih luas.

Baca juga: Waspadai 5 Kebiasaan Saat Stres yang Memicu Kenaikan Berat Badan

Tag:  #membelai #hewan #peliharaan #bisa #kurangi #stres #sudah #coba

KOMENTAR