Rutin Jalan Kaki Bisa Perpanjang Umur hingga 11 Tahun, Ini Durasi yang Tepat
- Jalan kaki ternyata tidak hanya menyehatkan jantung dan membuat suasana hati menjadi lebih baik.
Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa kebiasaan berjalan kaki secara rutin dapat menambah usia harapan hidup hingga 11 tahun.
Menurut ahli kardiologi preventif dr. Adedapo Iluyomade, tetap aktif bahkan dengan sesuatu yang sederhana seperti jalan kaki, dapat meningkatkan harapan hidup secara signifikan.
“Bagi mereka yang paling tidak aktif, menambahkan satu jam jalan kaki per hari bisa memberikan peningkatan signifikan terhadap umur panjang,” ujar Iluyomade, dikutip dari Prevention, Sabtu (10/1/2026).
Hasil studi terkait jalan kaki dan umur panjang
Hal ini didukung melalui studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine menganalisis data dari National Health and Nutritional Examination Survey (NHANES) pada warga Amerika Serikat berusia 40 tahun ke atas.
Para peserta menggunakan alat pemantau aktivitas setidaknya selama empat hari.
Berdasarkan data tersebut, peneliti membuat model matematika untuk memprediksi bagaimana tingkat aktivitas fisik memengaruhi usia harapan hidup.
Kelompok paling aktif hidup lebih lama
Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang paling aktif memiliki angka harapan hidup tertinggi.
Sekitar 25 persen kelompok paling aktif tercatat berjalan kaki rata-rata 160 menit per hari dengan kecepatan yang termasuk kategori sedang hingga cepat.
Jika seseorang meningkatkan aktivitasnya ke tingkat tersebut, peneliti memperkirakan usia harapan hidup bisa meningkat dari 78,6 tahun menjadi sekitar 84 tahun, atau bertambah lebih dari lima tahun.
Sebaliknya, kelompok dengan tingkat aktivitas terendah memiliki risiko penurunan usia harapan hidup sekitar enam tahun.
Namun, kelompok ini berpotensi memperoleh manfaat lebih besar jika menambah durasi jalan kaki hingga sekitar 111 menit per hari, yang diperkirakan dapat memperpanjang usia hingga hampir 11 tahun.
Manfaat jalan kaki bagi tubuh
Iluyomade menegaskan bahwa jalan kaki merupakan bentuk aktivitas fisik yang paling mudah diakses dengan manfaat luas dan memiliki banyak manfaat untuk tubuh.
“Jalan kaki meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, membantu menjaga berat badan, serta mendukung kesehatan mental dengan mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati,” kata Iluyomade.
Selain itu, kebiasaan berjalan kaki juga diketahui menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.
Dokter penyakit dalam, dr. Alisha Goodrum, menambahkan bahwa gaya hidup aktif jauh lebih penting dibandingkan pola hidup sedentari.
“Meski kondisi sosial dan kesehatan dasar memengaruhi tingkat aktivitas, jalan kaki adalah aktivitas tanpa biaya yang bisa dilakukan siapa saja dan bermanfaat bagi semua orang,” ujarnya.
Lakukan secara konsisten dari langkah kecil
Keduanya menekankan bahwa manfaat besar dapat diperoleh dari perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Misalnya, memarkir kendaraan lebih jauh, memilih tangga daripada lift, atau membagi aktivitas jalan kaki menjadi beberapa sesi singkat dalam sehari.
“Jalan kaki cocok untuk semua usia dan tingkat kebugaran,” tutur Iluyomade.
“Mulailah dari lima menit, lalu tingkatkan perlahan. Yang terpenting adalah konsistensi,” lanjutnya.
Menurut mereka, setiap langkah memiliki arti. Investasi waktu untuk bergerak hari ini dapat memberikan keuntungan kesehatan yang bermakna di masa depan.
Tag: #rutin #jalan #kaki #bisa #perpanjang #umur #hingga #tahun #durasi #yang #tepat