



15 Tanda Anak Anda Memiliki IQ Rendah yang Harus Diwaspadai Sejak Usia Dini, Diantaranya Kurangnya Empati Menurut Psikologi
Ketika kita berbicara tentang IQ (Intelligence Quotient), kita mengacu pada skor yang diperoleh dari tes yang memeriksa seberapa baik kemampuan kognitif Anda berkembang dibandingkan dengan orang lain seusia Anda.
Namun, skor ini hanya menunjukkan sebagian dari potensi Anda. IQ rendah biasanya berada di bawah 70, sedangkan kecerdasan tinggi sering kali mengacu pada skor sekitar 130 atau lebih tinggi.
Meskipun IQ adalah angka yang tidak mencakup semua aspek kecerdasan, beberapa perilaku dapat menunjukkan adanya tantangan kognitif.
Namun, tanda-tanda ini harus dilihat dalam konteks yang jelas, karena IQ dapat dipengaruhi oleh banyak hal, seperti stres atau kurangnya pendidikan. Dilansir dari laman check-iq.org oleh JawaPos.com, Sabtu (19/10) berikut 15 tanda Anda Anda memiliki IQ Rendah:
1. Kurangnya rasa ingin tahu
Bayangkan jika anak Anda tidak memiliki rasa keingintahuan. Ini berarti Anak Anda menunjukkan adanya kesulitan dalam pemrosesan kognitif.
Misalnya, Anak mungkin tidak pernah menunjukkan minat untuk mencoba makanan baru, mengeksplorasi hobi baru, atau mempelajari budaya yang berbeda.
2. Selalu merasa benar
Merasa tau dan ingin tahu adalah dua hal yang berbeda. Jika Anak Anda dalam bermain merasa tahu segalanya dan menolak mengakui kekurangan pengetahuan mereka mungkin menunjukkan intelektual yang rendah.
3. Pikiran tertutup
Pikiran tertutup seperti menolak cara baru untuk memecahkan masalah. Anak sulit dalam memecahkan suatu masalah di sekolah atau di rumah. Hal ini dapat diartikan sebagai tanda khas IQ rendah.
4. Kurangnya keinginan untuk mencari hal baru
Jika Anak Anda kurang dalam hal mencari sesuatu yang baru bisa jadi ini menunjukkan keterbatasan kognitif.
Misalnya, Anak Anda mungkin selalu imgin pergi ke tempat liburan yang sama, makan makanan yang sama, dan menolak mengunjungi tempat baru atau mencoba aktivitas baru.
5. Meghindari berpikir
Jika berpikir terasa seperti tugas dan Anda menghindari refleksi mendalam, hal itu mungkin menunjukkan adanya kesulitan kognitif.
Mereka mungkin lebih suka menonton TV selama berjam-jam daripada melakukan aktifitas kreatif lainnya.
6. Mengulang kesalahan yang sama
Refleksi melibatkan analisis pengalaman masa lalu untuk belajar darinya. Jika Anak Anda selalu mengulang kesalahan yang sama Anak Anda memiliki IQ yang rendah.
7. Kurangnya keterampilan berpikir kritis
Jika Anak Anda kurang dalam keterampilan berpikir kritis bisa dikatakan Anak Anda memiliki IQ rendah.
Biasanya anak seringkali menanyakan sesuatu yang menurutnya tidak tau. Kekritisan seorang Anak bisa dilihat dari pertanyaan-pertanyaan yang dia ajukan semasa kecil.
8. Kecil kemungkinan untuk mengubah pendapat
Anak Anda tidak ingin belajar atau update ilmu baru. Dia selalu teguh pada argumennya dan susah untuk dipatahkan.
9. Berpikir hitam dan putih
Anak Anda hanya melihat dunia ini hanya hitam dan putih, tanpa melihat sisi abu-abunya dan warna lainnya.
10. Kurangnya kreativitas
Kreativitas dapat ditunjukkan dalam berbagai bentuk, mulai dari pemecahan masalah hingga ekspresi artistik.
Kurangnya kreativitas secara umum dapat menunjukkan kesulitan dalam berpikir di luar kebiasaan, seperti kesulitan untuk memunculkan ide-ide baru untuk sebuah proyek atau menemukan solusi baru untuk masalah sehari-hari.
Hal ini sering dianggap sebagai tanda rendahnya kecerdasan intelektual.
11. Kurangnya fleksibilitas kognitif
Beradaptasi dengan situasi baru yang tak terduga membutuhkan fleksibilitas kognitif.
Anak yang tidak dapat dengan mudah mengubah haluan mungkin akan kesulitan dalam lingkungan yang dinamis, seperti merasa sulit untuk menyesuaikan diri ketika rencana berubah tiba-tiba atau ketika menghadapi tantangan baru di tempat kerja.
12. Berpikir jangka pendek
Anda Anda tidak berpikir jangka panjang dan cenderung memikirkan dampak dan efeknya sesaat. Hal itu sebagai tanda Anak Anda memiliki kemampuan kognitif rendah.
13. Kemampuan mengambil keputusan yang buruk
Membuat keputusan yang buruk secara berulang, terutama dalam situasi yang pernah dialami sebelumnya, dapat menunjukkan kecerdasan yang rendah.
Ini bisa dilihat dari saat Anak Anda membeli jajan. Dia sudah tahu tentang dampak buruknya, namun tetap saja anak Anda membelinya.
14. Berpikir tidak realistis
Berpegang pada keyakinan atau tujuan yang tidak realistis meskipun ada bukti yang bertentangan dapat menunjukkan kesulitan untuk memproses informasi secara akurat.
Misalnya, merencanakan liburan mewah tanpa dukungan finansial atau mempercayai hasil yang sangat tidak mungkin tanpa bukti.
15. Keterampilan interpersonal yang buruk
Anak dengan keterampilan interpersonal yang buruk mungkin sering salah menafsirkan emosi orang lain, kesulitan dengan interaksi sosial dasar, atau mengalami kesulitan mempertahankan hubungan, dan kurangnya empati kepada sesama.
***Tag: #tanda #anak #anda #memiliki #rendah #yang #harus #diwaspadai #sejak #usia #dini #diantaranya #kurangnya #empati #menurut #psikologi