Cara Menghilangkan Lemak Visceral Penyebab Perut Buncit, Singkirkan 4 Kebiasaan Ini
Pada perut buncit, lemak visceral atau lemak perut membungkus organ-organ penting seperti hati, lambung dan usus. (Unsplash/Towfiqu Barbhuiya)
20:35
5 Januari 2026

Cara Menghilangkan Lemak Visceral Penyebab Perut Buncit, Singkirkan 4 Kebiasaan Ini

-  Lemak visceral atau lemak perut dalam berkaitan erat dengan risiko penyakit metabolik, seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. 

Lemak ini sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari, mulai dari stres hingga minuman yang dikonsumsi.

Ahli gizi Raksha Shah menjelaskan, lemak visceral tersimpan di sekitar organ vital, seperti hati dan pankreas, sehingga dampaknya terhadap kesehatan lebih serius dibanding lemak di bawah kulit. 

“Lemak visceral lebih terlibat dalam proses metabolisme karena kedekatannya dengan organ-organ seperti hati, pankreas, dan usus, itulah sebabnya lemak ini berkaitan erat dengan hasil kesehatan yang buruk daripada jenis lemak lainnya,” ujar Shah, dikutip dari Eating Well, Senin (5/1/2026).

Kabar baiknya, lemak perut dalam cukup responsif terhadap perubahan gaya hidup, termasuk dengan menghindari kebiasaan tertentu yang kerap dilakukan tanpa disadari.

4 Kebiasaann yang Harus Disingkirkan untuk Menghilangkan Lemak Visceral

1. Konsumsi minuman manis

Minuman dengan pemanis, seperti soda, teh manis kemasan, dan minuman berperisa, menjadi salah satu pemicu utama penumpukan lemak visceral. 

Minuman ini mengandung gula tambahan yang tinggi, tetapi rendah serat dan tidak memberi rasa kenyang.

Asupan gula berlebih akan diolah hati menjadi lemak. Dalam jangka panjang, proses ini dapat meningkatkan penumpukan lemak di sekitar organ dalam. 

Penelitian juga menunjukkan konsumsi rutin minuman manis berkaitan dengan peningkatan lemak visceral.

Sebagai alternatif, air putih, teh tanpa gula, atau air soda dengan sedikit perasan buah bisa menjadi pilihan yang lebih sehat.

2. Tidak mengolah stres dengan baik

Stres merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, stres kronis yang tidak dikelola dapat memicu penumpukan lemak perut dalam.

Ahli gizi Toby Amidor menyebutkan bahwa stres berkepanjangan dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. 

Saat stres, tubuh memproduksi lebih banyak hormon kortisol, yang berperan dalam penyimpanan lemak di area perut.

“Stres kronis tidak hanya memengaruhi suasana hati, tetapi juga dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh dan menyebabkan penumpukan lemak visceral yang lebih banyak di berbagai area,” jelas Amidor.

Mengelola stres melalui olahraga ringan, meditasi, atau aktivitas yang menyenangkan dapat membantu kesejahteraan mental dan kesehatan fisik.

3. Kebiasaan merokok

Meski perokok kerap memiliki berat badan lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak merokok, sejumlah penelitian menemukan bahwa perokok justru cenderung memiliki lebih banyak lemak visceral.

Hubungan ini kemungkinan disebabkan karena cara merokok yang memengaruhi hormon dan distribusi lemak dalam tubuh. 

Nikotin dapat meningkatkan kadar kortisol, hormon stres yang mendorong penyimpanan lemak di area perut.

Akibatnya, lemak lebih mudah menumpuk di area perut, bahkan pada orang yang terlihat kurus.

Kondisi ini membuat merokok menjadi faktor risiko tersembunyi yang menyebabkan penumpukan lemak visceral dan gangguan metabolik.

4. Kurang tidur

Tidur sering kali dianggap sepele dalam upaya menurunkan berat badan. Padahal, kurang tidur dapat mengacaukan hormon yang mengatur rasa lapar dan stres.

Menurut Amidor, kurang tidur kronis bisa meningkatkan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar dan menurunkan leptin yang memberi sinyal kenyang. 

Kondisi tersebut membuat seseorang lebih mudah makan berlebihan, terutama makanan tinggi kalori.

Selain itu, kurang tidur juga meningkatkan kadar kortisol, yang berkontribusi pada penumpukan lemak perut. 

“Membuat jadwal tidur yang konsisten dan menciptakan rutinitas tidur yang menenangkan dapat secara signifikan meningkatkan kualitas tidur dan mendukung tujuan kesehatan,” saran Amidor.

Kebiasaan yang bantu hilangkan lemak visceral

Selain menghindari kebiasaan di atas, menerapkan pola hidup sehat juga berperan penting. Konsumsi protein yang cukup dapat membantu menjaga rasa kenyang dan massa otot. 

Asupan serat dari sayur, buah, dan biji-bijian membantu mengontrol nafsu makan dan mendukung kesehatan metabolik.

Aktivitas fisik teratur, baik latihan kardio dengan intensitas sedang maupun latihan kekuatan juga terbukti efektif membantu mengurangi lemak visceral.

Tag:  #cara #menghilangkan #lemak #visceral #penyebab #perut #buncit #singkirkan #kebiasaan

KOMENTAR