Kebiasaan Minum Kopi Tiap Hari, Apa Saja Efeknya bagi Tubuh?
Apa yang terjadi jika minum kopi setiap hari?(Dok. Unsplash/Jannis Brandt)
11:05
29 Desember 2025

Kebiasaan Minum Kopi Tiap Hari, Apa Saja Efeknya bagi Tubuh?

- Bagi banyak orang, kopi bukan sekadar minuman, melainkan ritual harian yang sulit ditinggalkan. Aromanya yang khas, sensasi hangat, serta efek melek setelah menyesapnya membuat kopi menjadi teman setia pagi hari. 

Namun di balik kenikmatannya, minum kopi setiap hari memberikan berbagai dampak pada tubuh, baik yang menguntungkan maupun yang perlu diwaspadai.

Berikut efek yang diberikan tubuh jika minum kopi tiap hari, menurut para ahli gizi dan kesehatan.

Efek minum kopi setiap hari pada tubuh

1. Kadar antioksidan tinggi

Meski nyaris tak mengandung kalori dan nutrisi makro, kopi menyimpan kekuatan dari kandungan antioksidannya. 

Ahli gizi Hannah Anderson, RD menjelaskan, kopi kaya akan senyawa antioksidan yang membantu melawan peradangan dan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

“Antioksidan dalam kopi dapat membantu menurunkan risiko beberapa penyakit kronis,” ujar Anderson, dilansir dari Parade, Senin (29/12/2025).

Inilah alasan mengapa konsumsi kopi sering dikaitkan dengan manfaat kesehatan jangka panjang. Manfaat ini bisa dirasakan jika kopi dikonsumsi murni, tanpa tambahan gula berlebih atau pemanis lainnya.

2. Otak lebih fokus dan siaga

Efek ini paling cepat dirasakan setelah minum kopi. Pendiri Nutrition by Bess, Bess Berger, RDN menjelaskan, kafein bekerja dengan menghambat adenosin, zat kimia di otak yang memicu rasa lelah.

“Kopi meningkatkan fokus dan waktu reaksi dengan memblokir adenosin, sehingga membantu seseorang berpikir lebih jernih saat dibutuhkan,” kata Berger. 

Tak heran jika kopi menjadi andalan saat pagi hari atau ketika energi mulai menurun di siang hari.

Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana kebiasaan minum kopi, khususnya kopi hitam, dapat memengaruhi proses metabolisme tubuh, terutama dalam hal pengaturan kadar gula darah.Dok. Pixabay Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana kebiasaan minum kopi, khususnya kopi hitam, dapat memengaruhi proses metabolisme tubuh, terutama dalam hal pengaturan kadar gula darah.

3. Kesehatan jantung berpotensi lebih terjaga

Minum kopi setiap hari dalam jumlah moderat juga dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik. 

Ahli gizi kardiologi preventif Michelle Routhenstein, MS, RD menyebut, dua hingga tiga cangkir kopi hitam per hari dapat memberikan manfaat bagi sistem kardiovaskular.

“Kopi tanpa tambahan gula atau lemak memberikan antioksidan yang membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah dan mengurangi peradangan,” jelasnya. 

Namun, manfaat ini bisa berkurang jika kopi dikonsumsi dengan gula dan krimer berlebihan.

4. Performa fisik bisa meningkat

Bagi yang rutin berolahraga, kopi bisa menjadi penunjang performa. Julia Zumpano, RD, dari Cleveland Clinic menyatakan, kafein dapat membantu tubuh berolahraga lebih lama dan lebih intens.

“Kafein membantu meningkatkan daya tahan dan kekuatan saat berolahraga,” ujarnya. 

Beberapa penelitian menunjukkan kafein membantu meningkatkan kemampuan angkat beban dan performa sprint.

5. Perlindungan jangka panjang bagi otak

Selain efek stimulan sesaat, kopi juga dikaitkan dengan kesehatan otak dalam jangka panjang. 

Anderson menyebut, peminum kopi memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit neurodegeneratif seperti Parkinson dan Alzheimer.

“Hal ini kemungkinan berkaitan dengan efek perlindungan kafein terhadap sel-sel otak,” ungkap Anderson. 

Konsumsi rutin dalam batas wajar dinilai dapat membantu menjaga fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

6. Gula darah lebih stabil

Minum kopi hitam secara teratur juga dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah. Berger menjelaskan, antioksidan dan polifenol dalam kopi berperan dalam meningkatkan sensitivitas insulin.

Namun, Zumpano menegaskan bahwa manfaat ini paling optimal jika kopi diminum hitam atau tanpa tambahan gula. Gula berlebih justru dapat memicu lonjakan gula darah.

7. Menjaga kesehatan hati

Kopi dikenal sebagai salah satu minuman yang ramah bagi hati. Anderson menyebut penelitian menunjukkan konsumsi kopi rutin dapat menurunkan risiko sirosis dan kanker hati.

“Konsumsi kopi secara teratur juga dikaitkan dengan penurunan enzim hati pada individu yang berisiko mengalami penyakit hati,” ujarnya. 

Efek ini membuat kopi sering direkomendasikan sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

8. Menurunkan risiko beberapa jenis kanker

Kopi hitam juga berpotensi memberikan perlindungan terhadap beberapa jenis kanker, terutama kanker kolorektal dan endometrium.

“Antioksidan dan senyawa bioaktif dalam kopi berkontribusi terhadap efek perlindungan ini,” tutur Anderson. 

Meski bukan obat pencegah, kopi dapat menjadi faktor pendukung dalam menurunkan risiko.

9. Suasana hati lebih positif

Tak sedikit orang merasa lebih bersemangat dan bahagia setelah minum kopi. Menurut Anderson, konsumsi kopi dikaitkan dengan suasana hati yang lebih baik dan risiko depresi yang lebih rendah.

“Kafein meningkatkan produksi dopamin di otak, sehingga banyak orang merasakan efek peningkatan mood dari ritual minum kopi,” jelasnya.

10. Pencernaan lebih lancar

Kopi juga memengaruhi sistem pencernaan. Berger menuturkan, kopi dapat merangsang pergerakan usus, sehingga membantu keteraturan buang air besar. Namun, efek ini bisa berbeda pada tiap orang.

“Beberapa penelitian juga menunjukkan kopi dapat meningkatkan jumlah bakteri baik di usus,” ucap dia. 

Waspadai juga risiko negatifnya

11. Risiko gelisah jika terlalu banyak

Di balik manfaatnya, kopi juga memiliki sisi negatif jika dikonsumsi berlebihan. Anderson mengungkap, asupan kafein yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gelisah, jantung berdebar, dan kecemasan.

“Kafein menstimulasi sistem saraf, dan stimulasi berlebihan dapat membuat seseorang merasa terlalu tegang atau cemas,” ujarnya.

12. Kualitas tidur bisa terganggu

Routhenstein mengingatkan, kafein memiliki efek yang bisa bertahan lima hingga enam jam. Artinya, efeknya masih terasa lama setelah diminum.

“Minum kopi terlalu sore dapat mengganggu tidur karena kafein memblokir adenosin yang memicu rasa kantuk,” tandasnya. 

Ia menyarankan menghindari kopi setelah pukul 14.00, atau bahkan lebih awal bagi yang sensitif.

13. Risiko ketergantungan kafein

Minum kopi setiap hari juga dapat menimbulkan ketergantungan ringan. Anderson menyatakan, seseorang dapat mengalami sakit kepala, kelelahan, atau suasana hati buruk saat tidak mengonsumsi kopi.

“Ini merupakan tanda tubuh sudah terbiasa dengan asupan kafein harian,” pungkas dia.

Minum kopi setiap hari dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan jika dikonsumsi secara moderat dan bijak. Memahami batas toleransi tubuh menjadi kunci agar ritual minum kopi tetap menyehatkan, bukan sebaliknya.

Tag:  #kebiasaan #minum #kopi #tiap #hari #saja #efeknya #bagi #tubuh

KOMENTAR