Fashion Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi: Gubernur hingga Menteri Dukung Jakarta Fashion Week 2026
Pramono, Teuku Riefky, Svida dan Dubes Singapura dalam acara City of Jakarta Presents: ASEAN Fashion Parade di Jakarta Fashion Week 2026. (Jelita/Magang JawaPos.com)
17:16
5 November 2025

Fashion Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi: Gubernur hingga Menteri Dukung Jakarta Fashion Week 2026

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya bersama Gubernur Jakarta, Pramono Anung menghadiri pergelaran City of Jakarta Presents: ASEAN Fashion Parade dalam rangkaian Jakarta Fashion Week (JFW) 2026 di Pondok Indah Mall (PIM) 3, Minggu (2/11).

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menegaskan bahwa industri fesyen merupakan salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah. Menurutnya, fesyen memiliki potensi besar sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta. Pramono pun menjelaskan bahwa subsektor fesyen mencatat pertumbuhan nilai tambah sebesar 7,30% pada 2024. 

“Industri Fashion Week merupakan salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif dan berkontribusi besar bagi perekonomian daerah. Pada tahun 2024, subsektor ini mencatat pertumbuhan nilai tambah 7,30%. Menunjukkan bahwa pengembangan industri Fashion Week dan fesyen berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di Jakarta,” ujar Gubernur Pramono.

Karena itu, ia menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang-ajang fesyen di ibu kota. Pramono juga meminta jajaran wali kota di tiap wilayah Jakarta untuk memberikan dukungan maksimal. 

“Saya akan mendorong kegiatan seperti Jakarta Fashion Week ini menjadi ikon Jakarta, dan saya minta kepada jajaran wali kota untuk support sepenuhnya,” sambungnya.

Gubernur Jakarta tersebut turut menyoroti peluang besar bagi para pelaku industri fesyen di kota ini. Ia menilai Jakarta memiliki akses pasar yang luas, tingkat daya beli yang tinggi, serta keberadaan pusat perbelanjaan dengan berbagai skala, yang mampu membuka jalan bagi para desainer dan brand lokal untuk menjangkau audiens yang lebih besar.

“Pertumbuhan subsektor fesyen di Jakarta didukung dengan akses pasar yang luas serta tingginya daya beli dan preferensi masyarakat terhadap produk kreatif. Dengan keberadaan pusat perbelanjaan dan pasar yang beragam, mulai dari skala lokal hingga internasional, Jakarta menyediakan peluang besar bagi pelaku industri fesyen untuk menjangkau konsumen yang lebih luas,” ujar Pramono.

Selain aspek ekonomi, Pramono menyebut pergelaran ini berfungsi untuk mempererat hubungan budaya di kawasan. “Penampilan karya para desainer dari ASEAN telah mengenalkan keberagaman budaya sekaligus menjadi momen yang sangat penting untuk memperkuat hubungan persahabatan budaya di ASEAN.” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya juga menegaskan dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan industri fesyen nasional. Ia menyebutkan bahwa ekonomi kreatif kini menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Tentu kita juga sangat mendukung apa yang disampaikan Pak Gubernur. Tidak hanya di Jakarta, ekonomi kreatif sekarang telah menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional, di mana mulai dari angka investasi, ekspor, lapangan kerja, hingga sumbangannya terhadap PDB bertumbuh dengan sangat signifikan,” ujarnya.

Teuku Riefky juga memastikan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem fesyen melalui berbagai fasilitasi, mulai dari pelatihan, pembiayaan, hingga promosi ekspor. 

“Pemerintah akan terus berkomitmen memperkuat ekosistem fesyen nasional melalui fasilitasi pelatihan, pembiayaan, hingga promosi ekspor ke pasar global. Mari kita jadikan Jakarta ASEAN Fashion Parade 2026 ini sebagai ruang inspirasi dan bukti bahwa fesyen bukan hanya lifestyle, namun juga dapat menjadi kekuatan ekonomi dan identitas kreatif yang berakar pada budaya bangsa.” tegas Menteri Ekraf tersebut. 

Editor: Hendra Eka

Tag:  #fashion #jadi #mesin #baru #pertumbuhan #ekonomi #gubernur #hingga #menteri #dukung #jakarta #fashion #week #2026

KOMENTAR