Video Pertama YouTube ''Me at the Zoo'' Kini Diabadikan di Museum 
Tangkapan layar video YouTube Me at the zoo yang diunggah pada 23 April 2005(Screenshot)
10:06
21 Februari 2026

Video Pertama YouTube ''Me at the Zoo'' Kini Diabadikan di Museum 

- Museum Victoria dan Albert (V&A) di London menggelar pameran khusus untuk mengabadikan momen bersejarah lahirnya YouTube lebih dari dua dekade silam.

Pihak museum secara resmi memperoleh rekonstruksi halaman web awal beserta video pertama yang pernah diunggah ke platform tersebut oleh salah satu pendirinya, Jawed Karim.

“V&A telah memperoleh halaman web awal yang direkonstruksi dan video pertama yang pernah diunggah ke platform tersebut oleh salah satu pendiri, Jawed Karim,” kata juru bicara V&A, dikutip dari CNN, Rabu (18/2/2026).

Rekonstruksi tersebut menampilkan video perdana yang melegenda berjudul "Me at the zoo".

Baca juga: Diperkarakan Trump Sejak 2021, YouTube Mau Damai dan Bayar Rp 367 miliar

 

Klip berdurasi 19 detik itu memperlihatkan sosok Karim yang kala itu masih berusia 25 tahun, tengah berdiri di depan kandang gajah di Kebun Binatang San Diego.

“Hal keren tentang hewan ini adalah mereka memiliki belalai yang sangat, sangat, sangat panjang,” kata Karim dalam klip tersebut.

Sejak diunggah pertama kali pada 23 April 2005, video bersejarah ini telah mengumpulkan 382 juta penonton dan lebih dari 18 juta tanda suka (likes).

Baca juga: Dianggap Berukuran Raksasa, Seberapa Besar Gedung Kedubes China di London?

Upaya rekonstruksi selama 18 bulan

Upaya menghadirkan kembali nuansa YouTube masa awal bukan perkara mudah. 

Tim konservasi digital V&A membutuhkan waktu hingga 18 bulan untuk membangun kembali desain serta pengalaman platform sesuai dengan dokumentasi tertua per 8 Desember 2006.

“Tim konservasi digital kami telah menghabiskan 18 bulan terakhir untuk membangun kembali desain dan pengalaman platform sejak 8 Desember 2006, cap waktu tertua yang didokumentasikan secara daring,” ujar juru bicara V&A. 

Dalam proyek ini, V&A berkolaborasi dengan tim pengalaman pengguna (user experience) YouTube serta studio desain interaksi oio yang berbasis di London.

Baca juga: Kisah WNI Jadi Ilmuwan AI di London, Satu-satunya Orang Indonesia yang Kembangkan Gemini

Karya perdana di YouTube ini dipamerkan di galeri Design 1900-Now di V&A South Kensington.

Sementara, proses pembuatan rekonstruksinya akan dieksplorasi dalam pameran mini di V&A East Storehouse di Stratford.

“Dengan merekonstruksi halaman tontonan awal, kami tidak hanya menampilkan video, kami mengundang publik untuk kembali ke masa lalu, ke awal mula fenomena budaya global,” tutur CEO YouTube YouTube, Neal Mohan. 

Kurator senior desain dan digital di V&A, Corinna Gardner menuturkan, gambaran sekilas YouTube pada masa awal web 2.0 ini menandai momen penting dalam sejarah internet dan desain digital.

YouTube terus menjadi platform penting untuk seni dan budaya, dengan konten orisinal dari museum dan galeri yang sering kali mengungguli layanan streaming.

Tag:  #video #pertama #youtube #kini #diabadikan #museum

KOMENTAR