Menlu Sebut Rencana BoP Kirim Pasukan Perdamaian Direstui Palestina
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono memastikan pengiriman pasukan perdamaian yang tergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) telah diketahui dan mendapatkan restu Palestina.
Pasalnya, perwakilan Palestina juga hadir dalam KTT Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington DC, AS.
"Oh, kemarin juga ada kan Palestina kan. Kemarin Prof. Dr. Ali Saad ada di sana sebagai perwakilan Palestina yang juga merupakan apa istilahnya Chairman ya? Chairman of NCAG ya, National Committee on Administration of Gaza," kata Sugiono dalam keterangannya di Washington DC, AS, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (21/2/2025).
Baca juga: Menlu Ungkap Alasan RI Jadi Wakil Komandan ISF: Pasukan Terbanyak Diberi Kehormatan
Ia pun menyimpulkan, Palestina sudah paham dan sudah tahu dengan situasi yang terjadi.
Terlebih, pemerintah Indonesia telah menyampaikan national caveats atau batasan nasional dalam pelaksanaan mandat tersebut, termasuk tidak terlibat dalam operasi tempur ofensif.
Pasukan Indonesia hanya akan melakukan tindakan defensif dalam rangka mempertahankan diri apabila menghadapi ancaman langsung.
"Jadi Palestina juga sudah ada di sana, sudah tahu, sudah paham. Kemudian kita juga sudah menyampaikan National Caveats kita, begitu kan. Jadi semuanya sudah terlibat," beber Sugiono.
Menurut Sugiono, batasan itu sejalan dengan keinginan Palestina.
Ali Saad menyebut, Palestina membutuhkan situasi yang aman dan stabil.
Baca juga: Board of Peace Mulai Bergerak, Dino Patti Djalal Nilai Prosesnya Masih Penuh Risiko
"Oh iya (mereka agree), kemarin kan sudah disampaikan. Karena yang pertama disampaikan juga oleh Ali Saad kemarin bahwa yang pertama mereka butuhkan adalah situasi yang aman dan stabil," ungkap dia.
Intinya kata Sugiono, pasukan Indonesia tidak akan melakukan operasi militer di Palestina.
Pasukan ini bakal terlibat dalam menciptakan gencatan senjata (ceasefire) dan perdamaian.
"Kemudian menciptakan suasana yang aman dan stabil, baru tahap-tahap berikutnya itu bisa dilakukan. Dan itu juga kemarin (dalam KTT BoP) sudah disampaikan," tandas Sugiono.
Tag: #menlu #sebut #rencana #kirim #pasukan #perdamaian #direstui #palestina